Pungli Parkir Pasar Tengah, DPRD Bandar Lampung Minta Dishub Bertindak


KETUA DPRD Bandar Lampung Wiyadi | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – DPRD Kota Bandar Lampung meminta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat bertindak terkait parkir di kawasan Pasar Tengah. Pengelolaan parkir di sana berindikasi pungutan liar (pungli) karena warga dua kali membayar tarif parkir.

Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi mengatakan, Dishub perlu memberi teguran dan sanksi kepada pelaku pungli. Jangan sampai praktik pungli tersebut hilang hanya saat dilakukan pengawasan.

“(Untuk itu), kami merekomendasikan Dishub segera melakukan tindakan. Sebab, eksekusi lapangan merupakan ranah Dishub,” kata Wiyadi kepada duajurai.co via telepon, Sabtu, 9/2/2019.

Menurut Ketua DPC PDIP Kota Bandar Lampung tersebut, indikasi pungli dalam parparkiran di Pasar Tengah merupakan masalah lama. Pihaknya juga telah beberapa kali menegur Dishub. Namun, praktik serupa kembali terulang karena kurang pengawasan.

Warga yang berkunjung ke kompleks Pasar Tengah mesti dua kali membayar tarif parkir. Selain di loket Dinas Perhubungan setempat, pengendara juga membayar parkir kepada juru parkir. Tarif parkir yang dibayarkan kepada juru parkir tidak disetor kepada Dishub, melainkan pada pemilik lahan. Padahal, tarif parkir adalah retribusi yang merupakan salah satu pendapatan asli daerah (PAD).(*)

Baca juga Pungli Parkir Pasar Tengah, Ini 3 Saran IB Ilham Malik

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Riol Dibersihkan, Warga Perumahan BTN 2 Harap Tak Ada Lagi Banjir

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kelurahan Way Halim Permai membersihkan riol di kompleks Perumahan BTN 2, Kecamatan Way …