NU Bangun 37 Huntara Bagi Korban Tsunami di Lampung Selatan


HUNTARA bagi korban tsunami yang dibangun Peduli Tsunami Lampung Selatan, Sabtu, 9/2/2019. | Diskominfo Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Tsunami Lampung Selatan membangun sebanyak 37 unit hunian sementara (huntara). Perinciannya, 20 unit di Desa Banding dan 17 unit di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa.

“Sebanyak 20 unit yang diresmikan telah ditempati beberapa korban (tsunami). Nama-nama mereka sudah ditetapkan,” kata Sudirman, Wakil Ketua Penanggulangan Bencana dan Iklim NU Lampung Selatan, melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Sabtu, 9/2/2019.

Dia mengatakan, pembangunan huntara oleh NU bukan berarti pihaknya tidak mengindahkan instruksi pemerintah pusat yang menginginkan hunian tetap. Hal tersebut lebih kepada sifat kemanusiaan sembari menunggu pembangunan hunian tetap.

“Kami melihat, memang ada suatu perhatian yang baik dari pemerintah pusat melalui program hunian tetap. Namun, kami menyaksikan bahwa masih ada korban tinggal di tenda-tenda pengungsian. Kami tidak tega melihat mereka tinggal di sana selama berbulan-bulan. Karena itu, kami mengambil inisiatif untuk membangun huntara,” ujarnya.

Tsunami menerjang Lampung Selatan dan Banten, Sabtu lalu, 22 Desember 2018. Berdasar data Media Center Posko Penanggulangan Darurat Bencana Tsunami Kabupaten Lampung Selatan, hingga 16 Januari 2019, korban meninggal dunia tercatat 122 jiwa, hilang 7 orang, dan luka-luka 12.394 orang. Kemudian, rumah rusak berat 537 unit, rumah rusak sedang 146 unit, dan rumah rusak ringan sebanyak 139 unit.(*)

Baca juga KORPRI Bantul Bantu Korban Tsunami Lampung Selatan Rp180 Juta


Komentar

Komentar

Check Also

PT Semen Baturaja Siap Bersinergi-Dukung Pembangunan Infrastruktur Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk siap bersinergi dan mendukung pembangunan infrastruktur …