Tangkap Eks Bos Tripanca Group Alay, Kejati Lampung Kuntit dari Jawa Timur


KAJATI Lampung Susilo Yustinus memberikan keterangan kepada wartawan ihwal penangkapan eks Bos Tripanca Group Sugiarto Wiharjo alias Alay (rompi merah), Jumat, 8/2/2019. Alay ditangkap di salah satu hotel di kawasan Tanjung Benoa, Bali, Rabu lalu, 6/2/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung berhasil menangkap eks Bos Tripanca Group Sugiarto Wiharjo alias Alay, setelah buron sekitar lima tahun. Dalam penangkapan tersebut, kejaksaan menguntit Alay dari Jawa Timur.

“Alay sedang dalam perjalanan dari Jawa Timur menuju Tanjung Benoa, Bali. Saat itu juga kami lakukan penangkapan,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Susilo Yustinus saat jumpa pers di kantornya, Bandar Lampung, Jumat, 8/2/2019.

Dia mengatakan, penangkapan Alay melibatkan Kejati Bali dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah ditangkap, bankir kelahiran Malang, Jawa Timur, 19 Desember 1953, itu dibawa ke Kejati Bali untuk menjalani pemeriksaan. Kemudian, dia dititipkan di rumah tahanan Kejati Bali.

Besoknya, Kamis, 7/2/2019, tim dari Kejati Lampung menjemput Alay. Lalu, yang bersangkutan dibawa ke Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk diperiksa lagi. Pemeriksaan tersebut terkait identitas dan kesehatan Alay.

“Karena kendala waktu, terpidana baru bisa dibawa ke Lampung, siang tadi,” ujar Susilo di hadapan para jurnalis.

Alay menjadi terpidana terkait kasus korupsi APBD Lampung Timur senilai Rp108 miliar. Dalam tingkat kasasi, Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan vonis 18 tahun penjara kepada Alay. Namun, pelaksanaan eksekusi hukuman terhadap Alay bukan perkara mudah. Pria yang menekuni bisnis kopi itu melarikan diri sejak 2014. Alay pun menjadi buron untuk kedua kalinya.(*)

Baca Andi Surya Apresiasi Tertangkapnya Buronan Kejati Lampung Alay

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Hearing DPRD Lampung, Walhi: Cabut Izin Penambang Pasir Perairan Sebesi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung mengundang dua LSM …