Soal Remisi Pembunuh Prabangsa, Jurnalis Lampung Nilai Keppres 29/2018 Ancam Kebebasan Pers


DIREKTUR LBH Pers Lampung Hanafi Sampurna berorasi saat aksi solidaritas di Bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu siang, 25/1/2019. Dalam aksi tersebut, para jurnalis Lampung menuntut Presiden Jokowi mencabut remisi I Nyoman Susrama, terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali AA Bagus Narendra Prabangsa. | Andi Apriyadi/AJI Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Puluhan jurnalis dari berbagai media berunjuk rasa di Bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu siang, 26/1/2019. Demonstrasi tersebut menuntut pencabutan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 29 Tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Perubahan dari Pidana Penjara Seumur Hidup menjadi Pidana Penjara Sementara.

Kepres 29/2018 tersebut berisi 115 narapidana yang mendapat remisi perubahan jenis hukuman. Salah satu dari mereka adalah I Nyoman Susrama, terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali AA Bagus Narendra Prabangsa.

“Keppres tersebut dapat mengancam kebebasan pers. Padahal, para pewarta dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik dilindungi UU Pers,” kata Rudiyansyah, koordinator lapangan.

JURNALIS dari berbagai media foto bersama saat aksi solidaritas menuntut pencabutan remisi I Nyoman Susrama, terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali AA Bagus Narendra Prabangsa, Sabtu, 25/1/2019. | Umar Robani/duajurai.co

Menurut Koordinator Bidang Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung itu, kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ihwal pemberian remisi tersebut melukai hati jurnalis di Indonesia. Kebijakan itu juga bentuk ketidakberpihakan pemerintah terhadap wartawan. Karena itulah, pihaknya mengecam pemberian remisi terhadap otak pembunuhan Prabangsa.

“Dengan memberikan keringanan kepada pelaku, tidak menutup kemungkinan kasus serupa akan terjadi lagi, termasuk di Lampung,” ujar jurnalis Lampung Post tersebut.

Selain AJI, aksi solidaritas di Bundaran Tugu Adipura juga melibatkan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lampung. Tampak pula Direktur LBH Pers Lampung Hanafi Sampurna, perwakilan LBH Bandar Lampung, dan Aliansi Pers Mahasiswa (APM) Lampung. Aksi berjalan tertib hingga selesai.(*)

Baca juga Aksi Solidaritas, Jurnalis Lampung Tuntut Presiden Cabut Remisi Pembunuh Prabangsa

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Kuliah Ramadan Sesi Pertama Klasika Ditutup dengan Materi Kemanusiaan-Keadilan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kuliah Ramadan (Kurma) Kelompok Studi Kader (Klasika) sesi pertama ditutup dengan …