Mahasiswa KKN Ajak Siswa MI Al Falah Wisata Edukasi di Itera


MAHASISWA KKN Itera sedang mengajari siswa MI Al Falah menggunakan teropong bintang, beberapa waktu lalu. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Al Falah, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, berwisata edukasi di kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera), Kamis, 24/1/2019. Kunjungan tersebut diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Program Pengabdian Masyarakat (KKN PPM) Itera Periode I Tahun 2018.

Kunjungan diisi dengan penjelasan mengenai keantariksaan oleh anggota Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), dilanjutkan pengamatan langit menggunakan teropong bintang dan games. Mahasiswa KKN juga memberikan motivasi kepada para siswa MI agar lebih semangat belajar sehingga dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja kelompok KKN PPM ITERA di Desa Hurun. Kami fokus kepada pemberdayaan Dusun Pancur,” kata Bagus Prayogi Pangestu, Ketua Kelompok Mahasiswa KKN dalam rilisnya yang diterima duajurai.co.

Dia menceritakan, Dusun Pancur merupakan salah satu dusun di Desa Hurun. Lokasinya di atas bukit yang berbatasan dengan kawasan Register 19.

Untuk mencapai Pancur dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam dengan mengendarai sepeda motor melewati beberapa sungai dan jalanan perbukitan yang terjal. Di dusun tersebut terdapat 101 kepala keluarga (KK) tanpa adanya fasilitas kesehatan.

Di Pancur cuma terdapat satu sekolah tingkat dasar yakni MI Al Falah. Sekolah ini hanya memiliki empat ruang kelas yang digunakan secara bergantian untuk kegiatan belajar mengajar.

“Guru di sekolah tersebut adalah guru sukarela yang merupakan warga sekitar dan alumnus sekolah itu,” terang Bagus.

Kepala MI AL Falah Teluk Pandan Tubagus Samlawi menyampaikan terima kasih karena para siswanya diajak berkunjung ke Itera.

“Ini pengalaman pertama anak-anak jalan-jalan keliling Bandar Lampung sampai diajak belajar di Itera. Kami sangat senang,” ujar Samlawi.

Ridwan, siswa kelas 1 MI Al Falah, mengaku senang bisa menggunakan teropong bintang dan diajak jalan-jalan. Dia berjanji untuk terus belajar agar bisa kuliah di perguruan tinggi.

Kegiatan terselenggara atas dukungan berbagai pihak melalui kotak donasi yang dibuka oleh mahasiswa KKN hingga Februari 2019, OAIL Itera, Jaringan Perempuan Padmarini, Trans Lampung, dan perangkat Desa Hurun.

Mahasiswa KKN berencana melakukan berbagai kegiatan lanjutan di Dusun Pancur hingga beberapa waktu kedepan.

“Selain melakukan pemberdayaan dengan edukasi kesehatan dan lingkungan kepada masyarakat, serta mengajar di Dusun Pancur, kami juga mempunyai beberapa program kerja lain di sekolah-sekolah dan masyarakat luar Dusun Pancur. Khusus untuk pemberdayaan Dusun Pancur akan dilakukan dengan lebih intensif meski masa KKN telah selesai,” lanjut Bagus.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan …