Ciri dan Penanganan DBD Ala Dinkes Bandar Lampung


KEPALA Dinkes Bandar Lampung Edwin Rusli | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Musim hujan belakangan ini membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat Bandar Lampung. Hingga Januari 2019, sebanyak 29 warga terserang demam berdarah dengue (DBD).

Lalu, apa ciri untuk mengetahui seseorang terserang demam berdarah dengue?

“Biasanya, DBD diawali demam tinggi. Tetapi, tidak turun selama lima hari,” kata Kepala Dinkes Bandar Lampung Edwin Rusli kepada duajurai.co di kantornya, Rabu, 23/1/2019.

Menurutnya, dalam lima hari tersebut harus dilakukan penanganan. Jika lebih dari itu, maka pasien memasuki fase kritis. Untuk mengetahui penyakit DBD harus dilakukan pemeriksaan trombosit.

“Selama demam, pasien (DBD) harus minum obat dan banyak minum air putih,” ujarnya.

DBD adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Beberapa jenis nyamuk dapat menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Hingga kini, belum ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue tersebut. Setiap tahun, diperkirakan sekitar 50–100 juta orang terkena DBD.(*)

Baca juga Musim Hujan, 29 Warga Bandar Lampung Terserang DBD

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Baru Dilantik, Agus Djumadi Awasi Perbaikan Jalan di Gunung Terang Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sehari setelah dilantik menjadi anggota DPRD Bandar Lampung, Agus Djumadi langsung …