Pemkab Lampung Selatan Salurkan 822 Paket Bantuan Korban Tsunami


JAJARAN Pemkab Lamsel mendistribusikan bantuan untuk warga terdampak tsunami | diskominfo lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) masih terus menyalurkan bantuan untuk korban tsunami yang terjadi Desember 2018 lalu. Warga yang dibantu adalah yang rumahnya rusak berat, sedang, dan ringan akibat empasan gelombang tsunami.

Bantuan didistribusikan melalui Tim Posko Logistik Penanganan Darurat Bencana Tsunami, Pemkab Lamsel. Untuk setiap kepala keluarga (KK) terdampak tsunami diberikan 20 kilogram beras, air mineral, paket sembako, dan peralatan mandi.

Koordinator Posko Logistik Kabupaten Lamsel Dulkahar mengatakan, saat ini jumlah warga terdampak tsunami yang masih diberi bantuan sekitar 822 KK. Jumlah itu tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Sidomulyo, dan Katibung.

“Hari ini sebanyak 822 paket kami distribusikan. Rinciannya, di Kecamatan Rajabasa sebanyak 662 paket, Kecamatan Kalianda 144 paket, Kecamatan Sidomulyo 7 paket, dan Kecamatan Katibung 9 paket,” kata Dulkahar dalam rilisnya, Senin, 21/1/2019.

Dia menjelaskan, dari Posko Logistik, bantuan didistriusikan ke kantor kecamatan dan selanjutnya camat masing-masing mendistribusikan hingga ke desa-desa sesuai permintaan para kepala desa yang wilayahanya terdampak tsunami.

Dulkahar lebih jauh mengapresiasi para relawan yang sejak hari pertama bencana hingga kini masih bekerja. Mereka membantu mulai dari bongkar muat, pengepakan, sampai pendistribusian ke titik-titik lokasi bantuan.

“Dari awal mereka (relawan) terus bekerja, ini kita jadwal waktunya. Ada dari kepala sekolah, guru, perangkat desa seperti RT dan kadus, linmas, karang taruna, dan ASN di lingkungan Pemkab Lampung Selatan yang ditunjuk atasannya,” ungkapnya. (*/diskominfo lamsel)


Komentar

Komentar

Check Also

Nunik Dorong Biro Kesra Perkuat Program Pemberdayaan Kesejahteraan Sosial-Keagamaan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mendorong Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memperkuat …