617 Guru PAUD se-Lampung Selatan Dilatih Mendongeng


BUNDA PAUD Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto menghadiri pelatihan mendongeng bagi guru PAUD di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Senin, 21/1/2019. | Diskominfo Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 617 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Lampung Selatan mengikuti pelatihan mendongeng. Kegiatan bertajuk “Dongeng Itu Biasa, Biasa Mendongeng Itu Luar Biasa” itu dipusatkan di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Senin, 21/1/2019.

Pelatihan mendongeng bagi ratusan guru PAUD tersebut dipandu oleh Tedi Kartino, pelatih dari Kampung Dongeng Indonesia. Pendongeng asal Kota Tangerang itu bertindak sebagai Trainer Endorphine Navigator pada acara tersebut.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi para guru PAUD agar mampu menyampaikan pesan moral pendidikan melalui dongeng. Selain itu, agar terlahir guru-guru PAUD yang bisa dan biasa mendongeng,” kata Ketua Pelaksana Endang Martini melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amirico mengatakan, pada era digital seperti sekarang, para guru PAUD perlu inovasi agar bisa membuka cakrawala anak-anak didik. Sehingga, anak-anak tidak terjebak pada permainan gadget.

Sementara itu, Bunda PAUD Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto berpendapat, dongeng memiliki pengaruh besar pada karakter, penanaman nilai kehidupan, dan meningkatkan kecerdasan majemuk bagi anak. Dongeng dapat merangsang anak bersifat aktif. Menjadikan mereka suka membaca dan dapat mendidik mengenal hal-hal yang baik serta menghindari hal buruk.

“Saya harap, para peserta dapat menyimak apa yang akan diajarkan pelatih. Nanti, Pak Thomas, kegiatan seperti ini bisa terus diadakan. Sehingga, para pendidik di Lampung Selatan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasarnya,” ujar Winarni.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Akkopsi: Banyak Penduduknya, Lamsel ODF karena Strong Leadership

NATAR, duajurai.co – Direktur Eksekutif Aliansi Kabupaten dan Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) Josrizal Zain mengapresiasi …