Pasang Imbauan Buang Sampah, Dinas LH: Perintah Herman HN


IMBAUAN buang sampah di tempatnya yang terpasang di Jalan RA Kartini, Tanjungkarang, Bandar Lampung, Sabtu, 19/1/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Imbauan membuang sampah tampak terpasang di beberapa titik setelah Bandar Lampung mendapat label sebagai kota terkotor. Pemasangan imbauan tersebut disebut atas perintah Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.

“Itu (pemasangan imbauan) atas perintah wali kota. Tujuannya, untuk meningkatkan kebersihan kota,” kata Ismet Saleh, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, kepada duajurai.co via telepon, Sabtu, 19/1/2019.

Dia mengatakan, imbauan itu berisi jadwal pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat. Harapannya, warga membuang sampah sesuai dengan jadwal tersebut. Dengan begitu, tak ada lagi penumpukan sampah di pinggir jalan.

Pantauan duajurai.co, imbauan itu tampak terpasang di sejumlah jalan protokol, antara lain Jalan Raden Intan dan Jalan RA Kartini, Tanjungkarang. Imbauan dimaksud terpasang di tiang listrik, mulut gang, dan dinding. Dalam imbauan itu tertera sanksi bagi yang melanggar.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut Bandar Lampung dan Manado sebagai kota terkotor untuk kategori kota besar. Sedangkan Medan, Sumatra Utara, kota terkotor untuk kategori kota metropolitan. Kota-kota tersebut mendapat nilai paling rendah pada saat penilaian program Adipura periode 2017-2018.(*)

Baca juga Bandar Lampung Kota Terkotor, Pemkot Pasang Imbauan Buang Sampah di Tempatnya

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Warga Gedung Pakuon-Pesawahan Buang Limbah Tinja ke Kali-Parit, Septic Tank Komunal Jadi Solusi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lurah Gedung Pakuon Musa Shaleh menyatakan bahwa di wilayahnya terdapat 329 kepala keluarga …