Penjelasan BMKG Soal Gempa-Gelombang Pasang di Pesisir Bandar Lampung Semalam


SEJUMLAH warga Telukbetung mengungsi ke Balai Keratun, Pemprov Lampung, saat hujan deras disertai angin kencang, Rabu malam tadi, 16/1/2019. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung membenarkan bahwa terjadi gempa tektonik, Rabu, 16/1/2019, sekitar pukul 19.51 WIB. Peristiwa tersebut membuat warga di kawasan pesisir Bandar Lampung sempat panik hingga mengungsi ke Balai Keratun, kompleks Pemprov Lampung.

“Gempa tektonik berlokasi di darat pada jarak 20 kilometer arah timur laut Pesawaran, Kota Bandar Lampung, dengan kedalaman 2 kilometer. Kekuatannya M=2,4, dan tidak 8,” kata Rudi Harianto, Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung, kepada duajurai.co via WhatsApp, Kamis, 17/1/2019.

Dia mengatakan, gempa barada di koordinat 5,46 Lintang Selatan dan 105,26 Bujur Timur. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di wilayah tersebut.

Sementara, mengenai hujan deras disertai angin kencang yang tmembuat warga panik karena awan comulunimbus di wilayah Kota Tapis Berseri. Dari Citra satelit, terpantau awan konvektif atau comulunimbus yang cukup banyak. Sehingga, terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Sedangkan terkait gelombang pasang akibat gaya gravitasi bulan. Rudi memastikan bahwa tinggi gelombang tersebut tidak signifikan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar dia.(*)

Baca juga Masih Trauma, Warga Telukbetung Mengungsi saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang Semalam

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Pengarahan kepada Istri Tentara, Dandim Bandar Lampung: Jangan Posting Militer

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dandim 0410/KBL Kolonel (Inf) Romas Herlandes memberikan pengarahan kepada anggota Persit …