ESAI JUWENDRA ASDIANSYAH: Berdebatlah Demi Akal Sehat


GRAFIS Joe Chaniago/duajurai.co

JUWENDRA ASDIANSYAH | wartawan duajurai.co

YANG pandai bernyanyi adalah yang acap berdendang.
Yang cakap menari adalah yang kerap menari.
Yang lihai berdebat adalah yang biasa berdebat.

Demikianlah logika bekerja. Tidak ada kecakapan yang instan. Ia merupakan sebuah proses yang bisa berlangsung berbilang tahun. Ia dibentuk oleh serangkaian latihan. Dengan sederet mitra latih, sejak yang sepadan hingga yang lebih mumpuni.

Ia ditempa dari satu gelanggang ke gelanggang lain. Tersungkur sebab kesalahan juga terjerembab dalam pahitnya kekalahan. Namun, ia juga belajar dengan sungguh dari kesalahan-kesalahan dan kekalahan-kekalahan.

Basis debat adalah diskusi. Menyampaikan pendapat, mendengar pendapat, juga berbeda pendapat. Diskusi melatih beragumentasi. Menyusun narasi, mengujinya dengan nalar, menyampaikannya dengan cara yang hebat, lalu mempertahankannya dengan gigih.

Diskusi bukan untuk mereka yang mau menang sendiri. Bukan untuk mereka yang hanya mau didengar, tapi enggan mendengar. Bukan untuk mereka yang gemar bicara sendiri seraya menunggu sedekah puja puji, tepuk tangan basa basi.

Mereka yang matang berdiskusi, mudah saja berdebat. Sebaliknya, mereka yang tidak terbiasa, tidak terlatih, tidak pandai berdiskusi, akan sulit berdebat, apalagi dengan lihai dan mematikan.

Tapi, debat bukan diskusi. Bukan lagi momen untuk mendengar dan menerima pendapat. Debat bukan diskusi, apalagi sarat basa basi.

Debat adalah tarung. Ia adalah ilmu bersilat lidah dengan teknik tinggi. Tak ada ruang untuk kesalahan, karena debat cuma memberikan dua pilihan: menang atau kalah.

Debat harus dimenangkan. Karena kemenangan dalam debat menjadi satu penentu untuk memenangkan pertandingan.

Selamat berdebat. Berdebatlah dengan hebat, demi kami yang setia merawat akal sehat.(*)

Tulisan ini dibuat menyongsong Debat Pilpres I, Kamis, 17 Januari 2019


Komentar

Komentar

Check Also

OPINI ADMI SYARIF: Menanti Hadirnya (Harapan) Gubernur Lampung Baru

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) melantik Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim (Nunik) sebagai Gubernur dan Wakil …