Bandar Lampung Kota Terkotor, Bulan Depan Upah Penyapu Jalan Naik Jadi Rp2 Juta


ISMET Saleh, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Upah penyapu jalanan di Bandar Lampung akan naik pada bulan depan, Februari 2019. Besaran kenaikan terbilang besar, yakni dari Rp1,2 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

“Per Februari, gaji penyapu jalan, termasuk satgas, sopir, dan kernet mobil pengangkut sampah naik menjadi Rp2 juta dari sebelumnya Rp1,2 juta per bulan,” kata Ismet Saleh, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, di kantornya, Selasa, 15/1/2019.

Dia mengatakan, selain petugas sampah, kenaikan gaji juga dilakukan secara menyeluruh untuk para tenaga kerja sukarela (TKS) di lingkungan Pemkot Bandar Lampung. Khususnya, para TKS di sektor kebersihan atau persampahan. Mereka menjadi salah satu prioritas pemerintah setempat.

“Tujuannya, agar meningkatkan kinerja mereka, disamping penyesuaian biaya hidup juga. Sudah lama tak naik gaji, sekarang dinaikkan. Wali kota memang sangat concern terhadap kebersihan, sehingga pekerjanya diperhatikan. Terlebih pekerjaannya memang cukup berat,” ujarnya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut Bandar Lampung dan Manado sebagai kota terkotor untuk kategori kota besar. Sedangkan Medan, Sumatra Utara, kota terkotor untuk kategori kota metropolitan. Kota-kota tersebut mendapat nilai paling rendah pada saat penilaian program Adipura periode 2017-2018.(*)

Baca juga Kota Besar Terkotor, Begini Pengelolaan Sampah di Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …