Pejalan Kaki di Bandar Lampung Keluhkan Minimnya Fasilitas Trotoar


SEJUMLAH pejalan kaki sedang menunggu angkutan umum di trotoar di kawasan pertokoan Bambu Kuning, Bandar Lampung, Senin, 14/1/2019. Selain minim fasilitasi, trotoar di kawasan tersebut berdiri tiang yang mengganggu pedestrian. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pejalan kaki di Bandar Lampung mengeluhkan minimnya fasilitas di trotoar. Pemerintah setempat diminta menyediakan fasilitas, sehingga pedestrian merasa nyaman melintasi jalur pejalan kaki.

Rosmiati (35), salah satu pedestrian, mengatakan, banyak trotoar tidak tersedia tempat beristirahat. Mestinya, kata warga Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, itu tersedia tempat duduk di titik-titik jalur pejalan kaki.

“Jalan kaki kan capek. Kadang suka bingung mau istirahat di mana kalau pulang belanja,” ujar Rosmiati di kompleks Golden Bambu Kuning, Senin, 14/1/2019.

Hal senada disampaikan Adil Adiwijaya (29). Selain tempat duduk, warga Kampung Sawah tersebut berharap, pemerintah setempat menambahkan pepohonan. Sehingga, pedestrian terlindungi dari panas matahari pada siang hari.

“Lalu lintas kan sudah mulai padat. Mudah-mudahan kalau banyak pohon, masyarakat lebih memilih jalan kaki,” kata dia.

Dalam situsnya, Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) melaporkan, beberapa tahun belakangan, sejumlah kota di seluruh dunia telah mengalami kondisi mengkhawatirkan. Kondisi dimaksud, yakni ruang untuk kendaraan bermotor mendapatkan porsi lebih banyak daripada ruang untuk manusia.

Terlebih lagi ketika ada anggapan bahwa membayar parkir di bahu jalan, atau bahkan di trotoar adalah seperti “menyewa” sebuah ruang publik. Padahal, ruang publik adalah ruang yang seharusnya digunakan oleh masyarakat untuk berinteraksi satu sama lain, seperti melakukan pertemuan, kongko, minum kopi, dan sebagainya.(*)

Baca juga Lebar Trotoar di Jalan Protokol Bandar Lampung Tak Standar

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

e-KTP Tak Kunjung Selesai, Mantan Dekan UBL Jauhari Zailani: Aneh, Kabarnya Sehari Jadi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurusan KTP elektronik alias e-KTP di Kota Bandar Lampung belum reda …