Reuni, IKA FH Unila 94 Bantu Pembangunan Gedung Peradilan Semu


REUNI IKA FH Unila Angkatan 1994 di Hotel Novotel BAndar Lampung, Sabtu, 12/1/2019 | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Lampung Angkatan 1994 (IKA FH Unila 94) menggelar reuni pada Sabtu, 12/1/2019. Bertempat di Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung, reuni perak tersebut dihadiri hampir 200 orang dari total 265 orang alumnus.

Ketua Panitia Syamsul Arief dalam laporan dan sambutannya mengatakan, kegiatan reuni tersebut selain ajang silaturahmi, sekaligus ajang menghimpun alumni FH Unila 94 untuk peduli kepada almamater dan kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

“Sebagai bentuk kepedulian, IKA FH Unila 94 akan membantu pembangunan gedung peradilan semu atau psudo court house di kampus FH Unila,” kata Syamsul yang kini menjabat Ketua Pengadilan Negeri Gunung Sugih, Lampung Tengah, seperti tertuang dalam rilis yang diterima duajurai.co.

“Nantinya gedung itu dapat digunakan mahasiswa FH Unila untuk memacu pengetahuan dan mengasah keterampilan hukum acara,” sambung pria yang semasa kuliah dikenal sebagai aktivis mahasiswa dan pernah menjadi Pemimpin Redaksi Buletin Saksi Keadilan FH Unila yang pada 1996 dibreidel oleh rezim Soeharto.

Para alumnus FH Unila 94 kini berkiprah di berbagai bidang di seluruh penjuru Nusantara. Alumnus yang hadir dalam reuni perak bertema “Bersama Kita Kuat, Bersama Kita Peduli” tersebut tidak hanya dari Lampung. Ada yang datang dari Medan, Pontianak, Manado, Jambi, Bengkulu, Palembang, Jabodetabek, bahkan dari Houston, Amerika Serikat.

Yulian Gunhar, ketua angkatan mahasiswa FH Unila 94 mengatakan, reuni ini adalah ajang mahasiswa FH Unila angkatan 94 untuk menunjukkan kepeduliannya kepada kampus dan sesama alumnus.

“Saya tidak akan lupa kampus FH Unila telah berkontribusi dalam pembentukan pengetahuan dan karakter kami. Maka jika kami datang kembali dan mengucap syukur, berterima kasih kepada kampus, itu adalah kewajiban kami,” ujar Yulian yang kini merupakan anggota DPR RI dari fraksi PDIP.

Dekan FH Unila Prof Dr Maroni SH MH menyampaikan, pihaknya merasa bangga dan berterima kasih atas kepedulian para alumnus angkatan 94.

“Mereka memberi kami, para dosen, tanda mata. Bukan soal nilai atau harga bingkisannya, tapi hal sederhana ini menunjukkan cinta mereka kepada para dosen yang dulu pernah berbagi pengetahuan kepada mereka,” katanya.
.
“Yang membuat saya semakin bangga adalah tekad mereka kembali ke kampus untuk memulai pembangunan psudo court house bagi adik-adiknya di FH Unila,” lanjutnya.

Menurut MAroni, FH Unila pada tahun ini akan menjadi tuan rumah perlombaan persidangan peradilan semu tingkat nasional.

“Karenanya, kebutuhan untuk memiliki gedung psudo court house memang mendesak,” ujarnya.

Abdullah Fadri Auli, Ketua Pengurus Pusat IKA FH Unila mengapresiasi reuni perak IKA FH angkatan 94.

“Acara ini luar biasa, unik dan bermanfaat. Pengurus Pusat Paguyuban IKA FH Unila kelak akan dilanjutkan kepengurusannya oleh para junior-junior saya ini,” kata anggota DPRD Lampung tersebut

Dalam kegiatan tersebut, juga disampaikan bingkisan kepada keluarga alumnus FH Unila 94 yang telah meninggal dunia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Vonis Zainudin Hasan di Bawah Tuntutan, JPU KPK Pertimbangkan Putusan Hakim

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) mempertimbangkan ulang putusan majelis hakim …