Bravo 5 Lampung Kawal Penyaluran Dana Bansos PKH 2019


KETUA BPH Bravo 5 Lampung Andi Desfiandi diwawancarai wartawan saat pembentukan Relawan Siger Ber1 di sekretariat GK Jokowi, Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 49, Enggal, Bandar Lampung, Selasa sore, 13/11/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bravo 5 Lampung akan mengawal penyaluran dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), tahun ini. Hal tersebut agar tidak terjadi penyelewengan, sehingga dana bansos sampai kepada penerima.

“Jika ada dugaan penyelewengan, enggak sampai, bantuan disunat, yang macam-macam itu urusan penegak hukum. Kami akan kawal ini (penyaluran dana bansos PKH),” kata Ketua Bravo 5 Lampung Andi Desfiandi melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Sabtu, 12/1/2019.

Mantan Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu mengatakan, dana bansos PKH diberikan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka menerima besaran bantuan secara bervariasi, tergantung komponen yang dimiliki dengan pembatasan maksimal empat orang per keluarga. Hal tersebut mengacu pada indeks bansos PKH yang terdiri dari bantuan tetap dan bantuan berdasar komponen.

“Indeks inilah menjadi ciri pembeda paling menonjol. Pada 2018, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemsos) menyerahkan bansos dengan besaran sama kepada setiap KPM. Tahun ini, jumlah dana menyesuaikan indeks dimaksud,” ujarnya.

Dikutip dari laman Kemsos, penyaluran bantuan diberikan empat tahap dalam satu tahun. Adapun komponen bantuan dan indeks bantuan PKH pada 2017, yaitu:

  1. Bantuan sosial PKH Rp1.890.000
  2. Bantuan lanjut usia Rp2.000.000
  3. Bantuan penyandang disabilitas Rp2.000.000
  4. Bantuan wilayah Papua dan Papua Barat Rp2.000.000.(*)

Komentar

Komentar

Check Also

Musrenbang RKPD, Nanang Ermanto Sebut Angka Kemiskinan Lampung Selatan Turun

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan bergerak turun. Besaran penurunan relatif …