Soal Pelecehan Seksual, PMII UIN Raden Intan Kumpulkan 3.000 Tanda Tangan Mahasiswi


DEDY Indra Prayoga, Ketua PMII Komisariat UIN Raden Intan | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Raden Intan akan mengawal pengusutan kasus dugaan pelecehan seksual hingga pengadilan. Perkara antara EP, mahasiswi UIN Raden Intan, dengan oknum dosen berinisial SH itu telah dilaporkan ke Polda Lampung.

“Ke depan, kami akan melakukan aksi demonstrasi dan telah mengumpulkan 3.000 tanda tangan mahasiswi di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. (Hal itu) sebagai bentuk dukungan moril terhadap korban,” kata Dedy Indra Prayoga, Ketua PMII Komisariat UIN Raden Intan, melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Kamis, 10/1/2019.

Dedy menyatakan, pihaknya meminta UIN Raden Intan bersikap objektif dalam kasus tersebut. Kemudian, menindak oknum tenaga pendidik di lingkungan kampus setempat yang melakukan intimidasi kepada korban. Kampus beserta tenaga pendidik sudah selayaknya mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual dan emosional.

Berikut pernyataan sikap PMII Komisariat UIN Raden Intan terkait perkara tersebut:

  1. Mengutuk dan mengecam keras tindakan pelecehan seksual di UIN Raden Intan Lampung
  2. Mengecam pihak kampus yang belum bersikap tegas, malah melakukan intimidasi terhadap korban
  3. Mendesak dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama segera memberikan sanksi akademik kepada oknum dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual
  4. Mendesak rektor UIN Raden Intan Lampung bersikap tegas kepada oknum dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual
  5. Mendesak rektor UIN Raden Intan Lampung untuk memberikan jaminan perlindungan dan kepastian keberlanjutan pendidikan korban yang telah mendapatkan intimidasi dari pihak kampus.
  6. Meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan jaminan keamanan dan perlindungan atas upaya intimidasi dari kampus UIN Raden Intan Lampung.
  7. Meminta dukungan seluruh lembaga hukum, perempuan, organisasi kepemudaan, maupun organisasi masyarakat dan seluruh elemen gerakan untuk memperjuangkan kasus dugaan pelecehan seksual di kampus UIN Raden Intan.(*)

Baca juga PMII Kawal Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi UIN Raden Intan


Komentar

Komentar

Check Also

Pupuk Kepedulian, Emersia Lampung Buka Puasa Bersama Relasi-Anak Yatim

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Emersia Lampung mengadakan buka puasa bersama relasi, mitra, warga setempat, dan anak …