Harga Gula Pasir di Bandar Lampung Merangkak Naik


TOKO penjual gula di Pasar Smep, Bandar Lampung, Rabu, 9/1/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga gula pasir di pasar tradisional di Kota Bandar Lampung merangkak naik. Besaran kenaikan terbilang tinggi, yakni sekitar Rp15 ribu per sak.

Yanti (55), pemilik toko di Pasar Smep, mengatakan, saat ini, harga gula pasir sebesar Rp480 ribu per sak. Besaran harga tersebut bertahan selama satu pekan terakhir.

“Harga tersebut naik Rp15ribu dari harga sebelumnya, yakni Rp465ribu per sak,” kata dia kepada duajurai.co, Rabu, 9/1/2019.

Hal senada disampaikan Ateng, pemilik toko lainnya. Dia mengatakan, harga gula mengalami kenaikan mulai pekan ini. Pedagang besar tersebut mematok harga gula pasir beda tipis dengan Yanti, yaitu Rp475 ribu per sak.

“Sebelum naik harganya Rp460 ribu per 50 kilogram. Hari ini juga dapat kabar bahwa harga gula naik lagi jadi Rp480 ribu,” ujarnya.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membuka keran impor Gula Kristal Rafinasi Rafinasi (GKR)tahun 2019 sebanyak 2,8 juta ton. Alokasi impor gula ini turun 28,57% dari alokasi impor GKR tahun 2018 yang sebesar 3,6 juta ton. Namun, Kementerian Perdagangan (Kemdag) hanya mengeluarkan izin impor sebanyak 3,15 juta ton. Alasannya, realisasi impor GKR pada semester I tidak mencapai sesuai izin yang diberikan.(*)

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Selain Ekspor, Nilai Impor Lampung Juga Turun pada Februari 2019

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Selain ekspor, nilai impor Provinsi Lampung juga mengalami penurunan. Pada Februari 2019, nilai …