Diberitakan duajurai.co, Air Kubangan Pasar Smep Disedot Pemkot Bandar Lampung


KONDISI Pasar Smep, Bandar Lampung, Kamis, 10/1/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui instansi terkait menyedot air kubangan di kompleks Pasar Smep. Penyedotan tersebut setelah duajurai.co memberitakan secara berseri ihwal kubangan di Pasar Smep.

“Desember lalu, ada dinas yang melakukan penyedotan air di lokasi tersebut (kubangan),” kata Agus (51), salah satu pedagang di Pasar Smep, Kamis, 10/1/2019.

Dia mengatakan, keberadaan kubangan tersebut memengaruhi pendapatan para pedagang. Pasalnya, pengunjung pasar turun drastis karena kubangan itu menguarkan aroma tak sedap. Agus berharap, pemerintah setempat segera merealisasikan pembangunan Pasar Smep, sehingga tak ada lagi kubangan.

Harapan serupa datang dari Rahmat (54), pedagang lainnya. Dia meminta Pemkot Bandar Lampung tak lagi berjanji. Namun, secepatnya membangun Pasar Smep yang telah mangkrak bertahun-tahun. Apalagi, sebagian besar pedagang telah memberikan uang muka untuk pembangunan pasar tradisional tersebut.

“Semoga (Pasar Smep) cepat dibangun. Kami sudah bayar uang muka untuk ruko yang dijanjikan,” ujarnya.

Seperti diberitakan duajurai.co, sejumlah air sumur warga di kompleks Pasar Smep tercium aroma kurang sedap, seperti bau busuk dan bau karat. Hal tersebut semenjak ada kubangan di Pasar Smep yang berisi berbagai jenis sampah dan bangkai hewan. Berdasar hasil pengujian Balai Laboratorium Kesehatan Lampung, sampel air sumur di sana positif mengandung bakteri Coliform yang melebihi ambang batas, yakni 280.(*)

Baca juga Capres Jokowi Sempat Tinjau Kubangan Pasar Smep Bandar Lampung

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Banyak Kendala, Target Rampung Flyover Komarudin-Abdul Haq Molor ke Februari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pembangunan jalan layang (flyover) yang menghubungkan Jalan Komarudin-Abdul Haq, Bandar Lampung, …