SIDANG KORUPSI PU-PR LAMSEL: Inilah 8 Saksi Terdakwa Agus BN-Anjar Asmara


PN Tipikor Tanjungkarang mengambil sumpah delapan saksi untuk terdakwa Agus BN dan Anjar Asmara, Kamis, 20/12/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan delapan saksi pada sidang dugaan korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lampung Selatan (Lamsel). Mereka bersaksi untuk terdakwa Agus Bhakti Nugroho (BN) dan Anjar Asmara di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 20/12/2018.

Para saksi tersebut, yaitu Sekretaris Dinas PU-PR Lamsel Destrinal HZ, Kepala Seksi Konstruksi PU-PR Lamsel Basuki Purnomo, Kepala Bidang PU-PR Lamsel Yudi Siswanto, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) PU-PR Lamsel Adi Supriyadi, dan Kasi Pertamanan Dinas Perumahan dan Pemukiman Lamsel Agung Rahmatio. Kemudian, tiga honorer Dinas PU-PR Lamsel, yakni Laresyahyadi, Rudi Rozali, dan Rusli.

Dalam kesaksiannya, kebanyakan saksi mengaku tidak mengenal Agus BN. Para honorer pun bersaksi tidak mengenal Anjar. Padahal, terdakwa pernah menjadi Kepala Dinas PU-PR Lamsel. Sejak terjerat kasus ini, Anjar menjadi nonaktif.

“Cuma tahu saja? Kalau saya tahu Pak Joko Widodo (Jokowi). Tapi, Jokowi belum tentu tahu saya. Kalau antara atasan dan bawahan semestinya lebih daripada tahu,” kata hakim sambil tersenyum.(*)

Baca juga SIDANG KORUPSI PU-PR LAMSEL: 8 Orang Bersaksi untuk Agus BN-Anjar Asmara

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …