Gakkumdu: Laporan ASN Ikut Jalan Sehat Jokowi Tak Penuhi Unsur


KETUA Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) memutuskan bahwa laporan ihwal pengerahan aparatur sipil negara (ASN) pada jalan sehat bersama Calon Presiden (Capres) Joko Widodo alias Jokowi tidak memenuhi unsur pidana pemilu. Hal itu berdasarkan bukti-bukti yang diterima Gakkumdu.

“Berdasarkan sidang bersama Gakkumdu, untuk tindak pidana (pemilu) dalam laporan tersebut belum memenuhi unsur,” kata Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah kepada duajurai.co via WhatsApp, Selasa malam, 18/12/2018. Bawaslu merupakan anggota Gakkumdu, selain kepolisian dan kejaksaan.

Meski demikian, Gakkumdu memutuskan bahwa lurah Enggal terbukti melanggar secara administrasi. Keputusan tersebut berdasar bukti berupa surat edaran secara resmi. Selain itu, berdasarkan keterangan sejumlah saksi.

“Kami akan menyampaikan ke Bawaslu Lampung. Sehingga, bisa diteruskan ke Komisi Apratur Sipil Negara (KASN),” ujar dia.

Sebelumnya, seorang warga bernama Fitra Zuli mendatangi Kantor Bawaslu Kota Bandar Lampung, Selasa, 27/11/2018. Kedatangannya melaporkan dugaan keterlibatan ASN pada kampanye Capres Jokowi. Waktu itu, Jokowi mengadakan jalan sehat di kawasan Bundaran Tugu Adipura, Enggal, Sabtu lalu, 24 November 2018.(*)

Baca juga Bawaslu akan Kaji Keterangan Herman HN Soal Pengerahan ASN Ikut Jalan Sehat Jokowi

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

“Ngobrol Bareng Calon Legislatif”, BEM Unila Bahas Indeks Pembangunan Manusia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila) menggelar kegiatan bertajuk “Ngobrol …