Andi Surya Kritik Dialog Grondkaart PT KAI


ANGGOTA DPD RI Andi Surya saat diwawancarai di lingkungan Pemprov Lampung, Senin, 25/6/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD RI Andi Surya mengkritik dialog bertajuk “Keabsahan Grondkaart di Mata Hukum”. Dialog tersebut digelar PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Hotel Borobudur, Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Itu kan seharusnya ajang diskusi yang bernuansa akademik hukum. Bicara grondkaart adalah tentang hukum agraria dan keabsahan kepemilikan lahan, maka alangkah baik jika narasumbernya berlatar ahli hukum agraria,” kata Andi melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, kemarin.

Menurut wakil rakyat asal Lampung itu, tiada satu pun pembicara yang memiliki latar belakang hukum agraria. Sebaliknya, narasumber yang diundang seorang profesor ahli sejarah dan budaya, tenaga ahli Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, serta pejabat kepolisian bidang pidana umum.

“Akan lebih berimbang jika dialog tersebut mengundang ahli hukum agraria, seperti Profesor Arie Hutagalung dari Universitas Indonesia (UI), Dr Kurnia Warman (Universitas Andalas), dan akademisi UI Yuli Indrawati. Mereka pernah menyatakan bahwa grondkaart bukan alas hak kepemilikan,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Musrenbang RKPD, Nanang Ermanto Sebut Angka Kemiskinan Lampung Selatan Turun

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan bergerak turun. Besaran penurunan relatif …