Kasus Korupsi PU-PR Lamsel: Sidang Perdana, Agus BN Pegang Tasbih Sambil Zikir


AGUS Bhakti Nugroho (kemeja hijau) sedang menunggu sidang di Ruang Bagir Manan PN Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 13/12/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPRD Lampung nonaktif Agus Bhakti Nugroho (BN) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 13/12/2018. Politikus PAN itu akan diadili terkait kasus dugaan korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Lampung Selatan (Lamsel).

Pantauan duajurai.co, sejumlah orang tampak menghadiri persidangan Agus. Sambil menunggu sidang, Agus terlihat duduk di bangku paling kanan di Ruang Sidang Bagir Manan. Tangannya tampak memegang tasbih seraya mengucapkan zikir.

Agus BN terciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Juli lalu. Selain dia, turut pula ditangkap sejumlah pejabat, antara lain Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan (kini nonaktif) dan Kadis PU Lampung Selatan Anjar Asmara (juga nonaktif), dan seorang pengusaha bernama Gilang Ramadhan. Dalam penangkapan tersebut, KPK menemukan uang sebanyak Rp200 juta dengan pecahan Rp100 ribu dalam tas kain merah. Uang tersebut diduga suap terkait fee proyek di Dinas PU-PR Lampung Selatan.

Kemarin, Rabu, 12/12/2018, PN Tipikor Tanjungkarang menjatuhkan vonis terhadap Gilang. Majelis hakim menghukum menghukum Gilang selama dua tahun penjara dan pidana denda Rp100 juta, subsider tiga bulan kurungan. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni tiga tahun penjara.(*)

Baca Sidang Korupsi PU-PR Lamsel, Kuasa Hukum Nilai Berat Vonis Gilang Ramadhan

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Kasus Romahurmuziy, Andi Surya Imbau Pejabat Kemenag Terduga Kolusi Lapor KPK

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD Andi Surya turut prihatin atas perkara yang menjerat mantan …