Pesawat JPU KPK Delay, Sidang Vonis Gilang Ramadhan Molor


LUHUT Simanjuntak, kuasa hukum Gilang Ramadhan, duduk seorang diri di ruang sidang Bagir Manan PN Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Rabu siang, 12/12/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang kembali menggelar sidang dugaan korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, 12/12/2018. Agenda sidang kali ini, yakni pembacaan vonis terhadap terdakwa Gilang Ramadhan.

Pantauan duajurai.co, ruang sidang Bagir Manan masih terlihat kosong. Hanya Luhut Simanjuntak, kuasa hukum Gilang, yang tampak berada di ruangan. Dia duduk sendiri di deretan bangku paling belakang.

Pembacaan vonis terhadap Gilang dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Namun, sidang tak kunjung dimulai hingga pukul 11.38 WIB. Sebab, majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum hadir.

“Tim JPU KPK yang belum hadir. Katanya, pesawat yang ditumpangi delay. Gilang sudah hadir. Jadwalnya kan biasanya paling lama jam 10,” kata Luhut di ruang sidang.

Pekan lalu, Gilang Ramadhan dituntut hukuman tiga tahun penjara. JPU KPK menjerat perbuatan pengusaha itu dengan Pasal 5 Huruf A UU 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

“Berdasar Pasal 5 ayat (1) huruf A UU 31/1999, maka dituntut pidana tiga tahun. Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan membayar pidana denda sebesar Rp200 juta subsider lima bulan kurungan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” ujar JPU KPK Wawan Yunarwanto.(*)

Baca Sidang Korupsi PU-PR Lamsel, Gilang Ramadhan Dituntut 3 Tahun Penjara

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Kasus Romahurmuziy, Andi Surya Imbau Pejabat Kemenag Terduga Kolusi Lapor KPK

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD Andi Surya turut prihatin atas perkara yang menjerat mantan …