85,1% APK Peserta Pemilu di Lampung Terpasang di Tempat Terlarang


PIMPINAN Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Peserta pemilu masih belum taat aturan ihwal pemasangan alat peraga kampanye (APK). Hasil pengawasan Bawaslu Lampung, sebagian besar APK terpasang di tempat yang terlarang.

“Pemasangan APK di tempat terlarang, yaitu sebanyak 9.516 atau 85,1%,” kata pimpinan Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar kepada duajurai.co via WhatsApp, Senin, 10/12/2018.

Dia mengatakan, APK yang dimaksud melanggar itu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Misal, APK terpasang di tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit, atau tempat pelayanan kesehatan. Kemudian, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan.

Sementara, APK yang mengandung materi dan informasi yang dilarang ditemukan sebanyak 1.546 atau 13,8%. Sedangkan APK yang ditempel di kendaraan angkutan umum sekitar 117 atau 1%.

“APK yang mengandung materi kampanye yang dilarang, yaitu mempersoalkan dasar dan melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI, melakukan peghinaan berdasarkan SARA, dan melakukan hasutan, serta mengadu domba perseorangan atau kelompok,” ujarnya.(*)

Baca juga Bawaslu Lampung: 47% Kampanye Peserta Pemilu Pakai Metode Tatap Muka

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

“Ngobrol Bareng Calon Legislatif”, BEM Unila Bahas Indeks Pembangunan Manusia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila) menggelar kegiatan bertajuk “Ngobrol …