Tutup Silaknas ICMI di Lampung, Jusuf Kalla Sampaikan Kritik ini


Wapres Jusuf Kalla saat diwawancarai awak media usai menutup acara Silaknas ICMI di Lampung / Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menyampaikan sambutan pada acara penutupan Silaknas memberikan beberapa kritik untuk Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Kritik yang disampaikan terkait pengembangan kemajuan teknologi dan kewirausahaan yang menurut JK belum menjadi fokus ICMI.

“Jangan tiap tahun kita Silaknas ke Silaknas, dari rapat ke rapat. Kita harus ada bagian dari laboratorium ke laboratorium, dari tempat percobaan ke tempat percobaan, ke kegiatan satu, ke kegiatan dua, ke teknologi satu ke teknologi lainnya. Itu baru ICMI pak ketua,” kata JK disambut tepuk tangan peserta.

Menurutnya, yang masih menjadi pembahasan dan belum kunjung selesai ialah pada sektor pangan dan papan. Dalam hal ini JK menyatakan, selain tugas dari pemerintah, untuk mengentaskan masalah tersebut diperlukan penguasaan teknologi, karena tidak mungkin lahan diperluas terus.

“Kita masih membicarakan beras kita swasembada atau tidak? Sudah dibicarakan itu 70 tahun lalu, itu sandang, pangan dan papan. Yang baru selesai hanya sandang. Tidak ada lagi orang yang protes tentang kain, baju dan sebagainya, tidak ada. Selama ada uang ada barang. Tapi, walaupun ada uang kalau tidak mengimpor beras atau jagung bisa tidak kita makan?” ujar Kalla.

Menurutnya, ICMI harus memiliki peran untuk menyelesaikan semua persolan tersebut. “Jadi, yang bisa menyelamatkan ini ialah peningkatan produktifitas. Marilah kita bicara beras ini diciptakan oleh laboratorium ICMI, itu baru berita. Kalau hanya mengatakan Silaknas kita berakhir aman, itu bukan berita. Setiap waktu bisa bicara begitu,” tegas JK disambut tawa disertai tepuk tangan peserta.(*)

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Hingga 20 Desember, Chandra Mart MBK Bandar Lampung Diskon 30% Pohon Natal

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Chandra Mart di Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan diskon sebesar 30% bagi pembeli …