Anak Eks Kepala Disdukcapil Tulangbawang Jual Blangko e-KTP, Achmad Saefullah: Orang Tuanya Lalai


Kepala Disdukcapil Lampung Achmad Saefullah | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Achmad Saefullah menyatakan, penangkapan anak eks kepala Disdukcapil Tulangbawang merupakan kelalaian orang tuanya. Sang anak kini berurusan dengan polisi karena kedapatan menjual blangko KTP Elektronik (e-KTP) di Tokopedia, pusat perbelanjaan dalam jaringan (daring).

“Kejadian tersebut karena kelalaian dari orang tuanya. Semestinya kejadian seperti ini dapat diantisipasi bila orang tuanya tidak membawa material e-KTP ke rumah,” kata Achmad kepada duajurai.co via telepon, Jumat, 7/12/2018.

Dia mengatakan, anaknya melihat sejumlah blangko e-KTP di meja dalam rumah. Kemudian, yang bersangkutan mengambil blangko itu tanpa sepengetahuan sang ayah. Lalu, pelaku menjual sebanyak 10 blangko e-KTP seharga Rp500 ribu di Tokopedia.

“Ibunya punya toko online dan sang anak sebagai operator toko online itu. Nah, yang bersangkutan iseng menjualnya (blangko e-KTP) secara online,” ujar Achmad.

Sebelumnya, Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyatakan, pencurian blanko e-KTP terjadi pada Maret 2018. Kala itu, ayah pelaku masih menjabat sebagai kepala Disdukcapil Tulangbawang. Melihat sejumlah blangko e-KTP di rumahnya, pelaku iseng mengambil beberapa blangko dan menjualnya melalui situs online.

Saat ini, kasus tersebut ditangani Polda Metro Jaya, Jakarta. Sesuai dengan Pasal 96 Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, perbuatan tersebut merupakan tindak pidana. Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama 10 Tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Walhi Lampung Gelar FGD Soal Perhutanan Sosial

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung menggelar kegiatan Focus Group Discussion bertajuk “Dinamika …