Tolak Keputusan Panlak Pemira, Besok AMPDK Menghadap Rektor UIN Raden Intan


ALIANSI Mahasiswa Peduli Demokrasi Kampus (AMPDK) menggelar jumpa pers ihwal Pemira UIN Raden Intan Lampung, Kamis, 6/12/2018. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi Kampus (AMPDK) akan menemui Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung Prof Moh Mukri, Jumat, 7/12/2018. Maksud kedatangan mereka hendak menolak keputusan Panitia Pelaksana (Panlak) Pemilihan Raya (Pemira) UIN Raden Intan yang mendiskualifikasikan sejumlah calon.

“Kami akan menghadap rektor, besok. Jika tidak ada tindakan, kami akan melakukan demonstrasi dengan massa yang besar,” kata Koordinator AMPDK Mukhlis Siddiq saat jumpa pers di asrama mahasiswa, Manhaj Al-jamiah UIN Raden Intan, kompleks kampus setempat, Bandar Lampung, Kamis, 6/12/2018.

Menurutnya, sejak awal, pelaksanaan pemira telah menyalahi aturan secara administrasi. Pada kongres, pembentukan panitia pelaksana forum tersebut tidak diikuti semua peserta, termasuk pemimpin sidang 1 dan 2. Kemudian, terjadi kecurangan ketika pemungutan suara pada 28 November lalu.

Pemira UIN Raden Intan Lampung diwarnai bentrok antarpendukung, Rabu, 28/11/2018. Kericuhan terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Fakuktas Tarbiyah dan Keguruan. Atas peristiwa tersebut, panlak mendiskualifikasi sebanyak 59 peserta Pemira UIN Raden Intan Lampung.(*)

Baca Soal Pemira UIN Raden Intan, Panlak Diskualifikasi Calon Dema-Senat

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

UIN Raden Intan Lampung Susun Buku Pedoman Praktikum

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co –  Univeritas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung mangadakan Focus Group Discussion (FGD) …