Herman HN Mangkir dari Panggilan Bawaslu Soal Pengerahan ASN Ikut Jalan Sehat Jokowi


KETUA Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Walikota Bandar Lampung Herman HN tidak memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung pada Kamis, 6/12/2018. Pemanggilan tersebut terkait dugaan keterlibatannya pengerahan Aparatur Sipil Negeri (ASN) pada kampanye calon presiden Joko Widodo

“Kami masih menunggu konfirmasi dari pak walikota untuk memberi keterangan tentang keterkaitannya pada pengerahan massa pada kampanye capres,”ujar Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansah kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis siang.

Candra mengatakan, surat panggilan pertama tersebut telah disampaikan sejak Senin, 3 Desember 2018 lalu. Panggilan pertama ini diagendakan pukul 10 WIB, namun hingga pukul 11 WIB, pihak terlapor belum juga datang.

Sebelumnya, Bawaslu juga memanggil Kadis Pendidikan Bandar Lampung. Kemudian, Bawaslu juga akan memanggil Sekretaris Kota Bandar Lampung pada Jumat, 7 Desember 2018 mendatang, untuk dimintai keterangan.

Hingga berita ini diturunkan, Bawaslu belum mendapatkan keterangan dari pihak Herman HN atas ketidakhadirannya. Pihak bawaslu akan melakukan pemanggilan kembali untuk mendapatkan klarifilasi atas dugaan masyarakat.(*)

Laporan Umar Robani

Baca juga:

  1. Warga Laporkan Keterlibatan ASN Lampung pada Kampanye Jokowi
  2. Guru Ikut Jalan Sehat Jokowi, Sejumlah SD Negeri di Bandar Lampung Diliburkan

 


Komentar

Komentar

Check Also

Bawaslu Lampung: 47% Kampanye Peserta Pemilu Pakai Metode Tatap Muka

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye di …