Bobol Chamart, Satpam-Teknisi Mal Boemi Kedaton Gasak Rp80 Juta


KAPOLSEK Kedaton Komisaris Anung Handayanta (berkacamata) memperlihatkan barang bukti kasus pembobolan Chamart MBK saat ekspose, Selasa, 4/12/2018. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Sektor (Polsek) Kedaton meringkus pembobol Chandra Mart (Chamart) di Mal Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung. Aksi kejahatan tersebut terjadi pada 28 November 2018.

Adapun pembobol yang dibekuk, yaitu TP (34) dan H (35). Keduanya bekerja di pusat perbelanjaan tersebut. TP merupakan teknisi dan H bekerja sebagai satpam MBK. Keduanya menggasak uang dari Kantor Chamart di dalam MBK sekitar Rp80 juta.

“Penangkapan ini hasil penyelidikan lewat rekaman CCTV yang berada di lokasi,” kata Kapolsek Kedaton Komisaris Anung Handayanta saat menggelar ekspose di kantornya, Selasa, 4/12/2018.

Dia mengatakan, pihaknya menyita beberapa barang bukti dari tersangka, di antaranya obeng, tas, dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM). Tersangka menggunakan obeng untuk membuka laci Chamart. Kemudian, uangnya dimasukkan dalam tas, dan sebagian disimpan dalam rekening.

“Uang yang didapat oleh pelaku digunakan untuk membayar rumah sakit. Selain itu, juga digunakan untuk membayar rumah dan sisanya disimpan dalam tabungan,” ujarnya.(*)

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Sidang Korupsi PU-PR Lamsel: Zainudin Hasan Jalani Sidang Perdana

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan menjalani sidang perdana dalam perkara …