Lagi, 2 Pelari Lampung Sabet Juara Lomba Lari Trail Bergengsi


DUA pelari dari Pahoman Addicted Runners (Pacers) Lampung, Alvi Salim dan Riski Saputra. | Humas Pacers Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dua pelari dari Pahoman Addicted Runners (Pacers) Lampung, Alvi Salim dan Riski Saputra, kembali menyabet prestasi pada lomba lari Trail bergengsi di Asia Tenggara, yakni Gede Pangrango Ultra100. Dalam ajang tersebut, Alvi meraih juara pertama, sedangkan Riski berada pada urutan keempat.

Gede Pangrango Ultra100 diikuti oleh pelari trail asal Eropa, Jepang, Cina, Filipina, Malaysia, serta Indonesia. Lomba tersebut berlangsung di Balai Besar Taman Nasional GP, Cibodas, Jawa Barat, 30 November-2 Desember 2018.

Lomba Gede Pangrango Trail Ultra100 mempertandingkan nomor jarak lari 150 Km, 100 Km, 50 Km, dan 25 Km. Alfi dan Riski meraih gelar juara pada nomor 25 Km. Alvi bahkan telah memecahkan rekor berlari dengan track menanjak gunung itu dengan catatan waktu 5 jam 10 menit 3 detik. Sedangkan Riski lebih lambat 8 menit finis pada posisi keempat.

“Ke depan, kami akan mengenalkan keindahan gunung dan kaut Lampung kepada para peserta lomba lari trail dunia,” kata Alvi yang juga anggota Brimob Polda Lampung melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Minggu, 2/12/2018.

Humas Pacers Lampung Syamsul Arief mengatakan, Lomba Lari Gede Pangrango Ultra100 dikenal sebagai lomba lari lintas alam paling brutal. Start dari Balai Besar Taman Nasional Gede Pangrango di Cibodas dengan ketinggian 1432 mdpl. Pelari bukan saja menempuh track lari yang ekstrem, tapi juga berhadapan cuaca yang sangat dingin.

Kemudian, pelari berlari sampai puncak ketinggian Gunung Gede Pangrango yang dikenal puncak Madalawangi 2980 mdpl. Lalu, pelari menuruni lereng curam di hutan lebat. Selanjutnya, berlari naik kembali ke Puncak Suryakencana 2700 mdpl, dan kembali menuruni lereng curam ke arah garis finis di Cibodas.

“Alfi dan Riski kini sejajar dengan pelari-pelari elite trail se-Asia. Di tingkat nasional, Alfi dan Riski kini dikenal dan diperhitungkan sebagai pelari juara dan tangguh dari Lampung. Lampung patut berbangga,” ujar Ketua Pengadilan Negeri Gunung Sugih itu.

Sementara itu, founders Pacers Lampung Asikin MS menambahkan, Alfi dan Riski bukan tidak mungkin mengikuti lomba lari trail paling bergengsi di dunia, yaitu UTMB Mont Blanc di Prancis. Hal tersebut jika mereka bersungguh-sungguh berlatih.

“Ke depan, Pacers Lampung akan mendorong munculnya pelari-pelari trail yang diperhitungkan. Selama ini, yang dikenal hanya dari Bandung. Ke depan, kami pindahkan kiblatnya ke Lampung,” kata dia.(*)

Baca juga 2 Pelari Lampung Juarai Lomba Lari Ultra Lintas Alam Bergengsi


Komentar

Komentar

Check Also

HUT Lamsel, Pelari Benua Afrika Dominasi Lomba Lari 10 K Krakatau Open

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Para pelari asal Benua Afrika mendominasi Lomba Lari Krakatau Open 10 …