Pekan Ilmu Politik, 3 Mahasiswa Unila Perkenalkan Aplikasi “CalonKu”


BRIAN Arnesto Sitorus, Rita Anggraini, dan Yola Rahmawati memperkenalkan aplikasi “CalonKu” saat bertandang ke Kantor duajurai.co, Senin, 26/11/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tiga mahasiswa Universitas Lampung (Unila) mewakili Bumi Ruwa Jurai dalam Pekan Ilmu Politik II di Universitas Bangka Belitung. Mereka telah lolos dua tahapan seleksi dan menjadi salah satu dari 15 tim yang masuk babak final.

“Kami mewakili Lampung akan ke Bangka Belitung untuk mengikuti babak final. Event Pekan Ilmu Politik merupakan lomba mengenai kepedulian kaum milenal terhadap kondisi politik di Indonesia,” kata Brian Arnesto Sitorus, mahasiswa jurusan Ilmu Komputer FMIPA Unila, saat bertandang ke Kantor duajurai.co, kemarin.

Dia mengatakan, dalam perlombaan tersebut, pihaknya akan mengenalkan aplikasi “CalonKu”. Brian menggarap aplikasi tersebut bersama dua rekannya, yaitu Rita Anggraini (mahasiswa Teknik Pertanian Unila) dan Yola Rahmawati (mahasiswa jurusan Ilmu Komputer FMIPA Unila). Mereka mendapat bimbingan dari Astria Hijriani, dosen Ilmu Komputer FMIPA Unila.

“Finalnya dilaksanakan pada 29 November hingga 1 Desember mendatang. Sedangkan pengumuman pemenang di Universitas Bangka Belitung, 1 Desember 2018. Saat ini, kami sedang mematangkan persiapan dan menyempurnakan konten aplikasi,” ujar Brian.

Menurutnya, aplikasi “CalonKu” yang akan dilombakan berisi data lengkap serta berbagai informasi para calon anggota legislatif (caleg) maupun calon kepala daerah, atau calon kepala negara. Melalui aplikasi itu, masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi detail caleg, calon kepala daerah, maupun calon presiden dan wakil presiden.

“Selama ini kan masyarakat kesulitan untuk dapat informasi, terutama para caleg. Kalau cari di Google, sedikit sekali referensinya. Padahal, data mereka lengkap di KPU, dan oleh KPU dimasukkan ke dalam web resmi dalam bentuk file PDF, yang tak terbaca oleh Google,” kata dia.

Yola menambahkan, dengan mengikuti lomba Pekan Ilmu Politik II diharapkan aplikasi tersebut dikenal banyak. Jika memungkinkan bisa diterapkan secara resmi dalam skala nasional. Sehingga, lebih banyak lagi yang merasakan manfaatnya.

“Kami bertiga punya keresahan yang sama terhadap situasi politik di Indonesia. Melalui aplikasi ini, kami melihat ada peluang untuk menyalurkan ide. Kami ingin membuat yang inovatif. Harapannya, aplikasi ini bisa menurunkan angka golput dan mengedukasi pemilih,” ujar Yola.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Ada 8 Desa, Way Sulan Lamsel Dapat Anggaran Pembangunan Rp19,3 Miliar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menganggarkan dana pembangunan untuk Kecamatan Way Sulan …