Dibilang Tua Jadi Cawapres, KH Ma’ruf Amin: Saya Baru Setengah Baya


CAWAPRES KH Ma’ruf Amin menyampaikan sambutan pada pengukuhan Relawan Srikandi Jokowi-Ma’ruf Provinsi Lampung di Balai Krakatau, Kemiling, Bandar Lampung, Senin, 26/11/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – KH Ma’ruf Amin menyinggung ucapan orang yang menyebut dirinya tergolong tua sebagai calon wakil presiden (cawapres). Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi, Tanara, Banten, itu merasa belum begitu tua, tapi masih paruh baya.

“Ada yang bilang saya itu tua. Padahal, saya itu tergolong umur setengah baya,” kata Ma’ruf saat pengukuhan Relawan Srikandi Jokowi-Ma’ruf Provinsi Lampung di Balai Krakatau, Kemiling, Bandar Lampung, Senin, 26/11/2018.

Dia mengatakan, berdasar analisis World Health Organization (WHO), orang yang tergolong tua terhitung dari umur 80 hingga 100 tahun. Sedangkan usia 60-80 tahun belum termasuk tua, melainkan setengah baya.

“Saya baru 57 tahun, eh terbalik. Maksudnya 75 tahun. Itu kan belum 80 tahun, maka itu saya belum tua, baru setengah baya,” ujarnya.

Ma’ruf menambahkan, salah satu hal yang membuatnya termotivasi menjadi cawapres kala bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Dia sempat berbincang dengan Mahathir terkait usia.

“Saya sempat berjumpa dengan Mahathir Mohamad. Umurnya 93 tahun jadi perdana menteri. Kalau Mahathir saja umur 93 tahun berani jadi perdana menteri, kenapa saya yang umur 75 tahun tidak berani menjadi wakil presiden,” kata Ma’ruf disambut tepuk tangan ribuan srikandi.(*)

Baca juga KH Ma’ruf Amin Kukuhkan Relawan Srikandi Jokowi-Ma’ruf Lampung

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Survei Pilkada Lampung Selatan, Rakata: Tony Eka Lawan Kuat Nanang Ermanto

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hasil survei Rakata Institute menyebutkan, petahana Nanang Ermanto cukup kuat untuk terpilih kembali …