Itera Buka Prodi Teknik Material dan Teknik Pertambangan


INSTITUT Teknologi Sumatra di Jalan Terusan Ryacudu, Wayhui, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan. | Facebook Institut Teknologi Sumatera

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Institut Teknologi Sumatra (Itera) menambah dua program studi (prodi) baru, yakni Teknik Material dan Teknik Pertambangan. Penambahan dua prodi baru itu telah mendapat izin dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) melalui Surat Keputusan Menteri Ristek-Dikti Nomor 972/KPT/I/2018 tanggal 8 November 2018. Bertambahnya dua prodi baru tersebut, maka jumlah prodi di Itera saat ini mencapai 26 prodi.

“Alhamdulillah, kami telah mendapat izin untuk Teknik Material dan Teknik Pertambangan. Seperti diketahui, Pulau Sumatra kaya akan material dan potensi tambang. Diharapkan lulusan dua prodi ini dapat turut mengembangkan potensi tersebut melalui ilmu yang didapat di perkuliahan maupun penelitiannya,” kata Mitra Djamal, Wakil Rektor Itera Bidang Akademik, melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus menambah prodi dengan menyesuaikan kebutuhan seluruh provinsi di Sumatra. Hal tersebut karena Itera memiliki misi untuk dapat berkonstribusi pada pemberdayaan potensi di wilayah Sumatra khususnya, dan Indonesia, serta dunia. Kontribusi dimaksud melalui keunggulan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan ilmu kemanusiaan.

“Jadi, prodi-prodi yang akan dibuka memang betul-betul disesuaikan dengan kebutuhan semua provinsi di Sumatera. Sehingga, sumber daya yang nantinya dihasilkan dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dan pemberdayaan potensi di Sumatra,” ujarnya.

Itera juga masih mengupayakan penambahan prodi baru lainnya agar dapat menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2019/2020. Saat ini, enam prodi baru masih dalam pengurusan izin di Kementerian Ristek-Dikti. Enam prodi dimaksud, Teknik Telekomunikasi, Desain Komunikasi Visual, Rekayasa Kehutanan, Arsitektur Lansekap, Teknik Biomedik, dan Sains Aktuaria.

“Kami berharap, enam prodi tersebut segera mendapatkan izin agar bisa masuk dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), ataupun Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) pada 2019,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Prodi Akuntansi Universitas Mitra Indonesia Raih Akreditasi B

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Bisnis Universitas Mitra (Umitra) Indonesia meraih akreditasi …