Raker TKD Lampung, Jokowi: Datang ke Pasar Gak Beli Tapi Bilang Mahal


Capres Jokowi dikerubuti warga usai menghadiri Rakerda TKD Lampung di Graha Wangsa Sabtu, 24/11/2018 | Rudi Virgo /duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Calon Presiden (capres) Jokowi menghadiri Rapat Kerja Tim Kampanye Daerah (Raker TKD) Jokowi-Ma’ruf  di Graha Wangsa, Jalan Yos Sudarso, Bandar Lampung. Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, isu harga kebutuhan pokok di pasar mahal, justru akan merugikan para pedagang.

“Yang kasihan pedagang pasar. Kalau dibilang mahal, ibu-ibu nggak mau datang ke pasar. Datangnya ke supermarket. Harusnya kita ngomong pasar tradisional itu murah, murah, murah, untuk promosi pedagang kecil. Bukannya ngomong mahal, mahal, mahal. Beli nggak, keluar ngomong mahal, mahal,” kata Jokowi seperti dilansir dari detikcom, Sabtu, 24/11/2018.

Jokowi meminta tidak ada yang menakut-nakuti orang dengan isu harga mahal di pasar tradisional. Sebab menurutnya, isu tersebut akan digoreng di tahun politik.

“Orang nggak pernah ke pasar, nongol-nongol ke pasar, keluarnya ngomong mahal. Nggak pernah ke pasar. Nggak mungkin orang super kaya, tahu-tahu datang ke pasar, nggak mungkinlah. Datang ke pasar, nggak beli apa-apa, pas keluar bilang mahal, mahal, mahal. Haduuh,” ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menceritakan pengalamannya berbelanja di Pasar Pasir Gintung, Tanjung Karang pagi tadi. Harga-harga kebutuhan pokok di pasar itu disebutnya stabil.

“Tadi saya beli cabai Rp23 ribu. Saya beli satu kilogram, ternyata itu (dapatnya) satu tas kresek gede banget. Ini beli, habis berapa bulan. Harga yang naik daging ayam dari Rp28 ribu jadi Rp32 ribu, biasa, namanya harga ada yang naik dan turun, tapi secara rata-rata stabil,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

APK Dipaku di Pohon Masih Jadi Langganan Pelanggaran Pilkada Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemakuan alat peraga kampanye (APK) di pohon masih langganan pelanggaran saat pemilihan umum. …