Tewas Tenggelam, Jasad Mahasiswa Komunikasi Unila Satrio Rizki Dibawa ke Depok


SATRIO Rizki Ramadhan (dilingkari garis merah) semasa hidup. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jasad mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Lampung (Unila) Satrio Rizki Ramadhan (20) telah dibawa ke rumah orang tuanya di kawasan Cilodong, Depok, Jawa Barat, malam tadi. Satrio kehilangan nyawa setelah tenggelam perairan Desa Batumenyan, objek wisata Pasir Timbul, Pulau Mahitam, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Selasa, 20/11/2018.

“Malam tadi, menjelang pukul 12 malam, jenazah sudah diberangkatkan ke rumah orang tuanya,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila Prof Karomani saat dihubungi duajurai.co, Rabu, 21/11/2018.

Dia mengatakan, Unila tidak lepas tanggung jawab kendati peristiwa yang merenggut nyawa Satrio di luar kegiatan kampus. Pihaknya telah mengutus staf dan beberapa dosen untuk mendatangi rumah duka di Kecamatan Sukarame. Kediaman tersebut merupakan rumah bibi almarhum.

“Jadi, kami datangi rumah duka. Malah ada staf saya yang langsung melihat saat jenazah korban masih di rumah sakit,” ujarnya.

Satrio tenggelam saat piknik bersama enam kawannya pada hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW, kemarin. Kala asyik bermain air di lokasi Pasir Timbul, korban dan beberapa kawannya terseret arus. Beruntung, tiga lainnya selamat, namun Satrio kehilangan nyawa setelah sempat hilang.(*)

Baca juga Mahasiswa Komunikasi Unila Satrio Rizki Tewas Tenggelam di Pulau Mahitam

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Operasi Ketupat Krakatau 2019, Polda Lampung Terjunkan 4.165 Personel

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung siap mengamankan mudik di wilayah Lampung. Pengamanan …