Sampah-Kotoran Manusia Berserakan di Kali Belau Bandar Lampung


SAMPAH berserakan di Kali Belau, Telukbetung, Bandar Lampung, Rabu, 21/11/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung perlu kerja keras untuk mewujudkan pengelolaan sanitasi terbaik, sebagaimana keinginan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pasalnya, beberapa wilayah di Kota Tapis Berseri masih bersoal ihwal sanitasi, seperti Telukbetung Barat, Telukbetung Timur, dan Telukbetung Selatan.

Pantauan duajurai.co, berbagai macam sampah plastik tampak mengapung di Kali Belau, Jalan Ikan Kembung, Telukbetung Selatan. Padahal, plang larangan membuang sampah terlihat berdiri tegak di sejumlah titik di kawasan Kali Belau. Selain itu, air kali terlihat hitam pekat, seperti tercampur oli. Kotoran manusia juga tampak berserakan di bantaran Kali Belau, dekat rerumputan.

Meski begitu, warga setempat seakan tak peduli. Seperti pemandangan biasa, mereka lalu-lalang di lokasi dekat kotoran tersebut. Di bantaran Kali Belau yang membatasi wilayah Telukbetung Timur dan Telukbetung Selatan menuju arah laut, terdapat kakus cemplung.

Selain itu, tumpukan sampah juga terlihat mengambang di antara pohon bakau di pelintasan menuju jembatan Pulau Pasaran, Telukbetung Timur. Saking banyaknya, air di situ tidak terlihat lagi. Padahal, lokasi tersebut terpasang plang larangan buang sampah.(*)

Baca juga Kick Off, Kemendagri: Bandar Lampung-Metro akan Jadi Contoh Sanitasi Baik

Baca juga Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Kelangkaan Premium Pengaruhi Penghasilan Sopir Angkot Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kelangkaan premium di pasaran ternyata memengaruhi penghasilan sopir angkutan kota (angkot) di Bandar …