Learning Event Soal Sanitasi, Sujadi Saddat Anggap Dirinya Bupati Jamban


BUPATI Pringsewu Sujadi Saddat (pegang mikrofon) menjadi narasumber pada Learning Event di Hotel Horison, Bandar Lampung, Rabu, 21/11/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Pringsewu Sujadi Saddat menganggap dirinya sebagai bupati jamban. Anggapan tersebut lantaran dirinya sering mensosialisasikan jamban sehat.

“Saya dikenal sebagai bupati jamban. Ora popo (tidak apa-apa). Yang penting saya peduli terhadap kesehatan lingkungan,” kata Sujadi saat Learning Event “Pencapaian Target Universal Akses Sanitasi di Provinsi Lampung”. Kegiatan tersebut ditaja Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), SNV, dan Mitra Bentala bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) di lantai dua Ruang Dragon, Hotel Horison, Bandar Lampung, Rabu, 21/11/2018.

Mantan Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pringsewu itu tak mempersoalkan sebutan bupati jamban. Sebaliknya, Sujadi menjadikan hal tersebut sebagai motivasi dalam bekerja. Dia meyakini bahwa kampanye penggunaan jamban sehat memberikannya “tiket” ke surga.

“Saya mengajak masyarakat untuk berjuang menjaga sanitasi lingkungan. Dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan akan menciptakan lingkungan bersih dan memberikan amal yang baik kepada pelakunya,” ujar Sujadi.(*)

Baca juga Isi Learning Event, Sujadi Saddat: Ikan Lele Pringsewu Kini Higienis

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

LBH Bandar Lampung Gelar Serah Terima Jabatan Direktur

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung menggelar serah terima jabatan (sertijab) direktur LBH periode 2018-2021. …