ASDP Bakauheni: Kapal Feri Besar Wajib Dioperasikan Mulai 24 Desember


Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan. | Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Bakauheni menyatakan, siap menjalankan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 88 Tahun 2014 tentang Pengaturan Ukuran Kapal Angkutan Penyeberangan di Lintas Merak-Bakauheni Berukuran Minimal 5.000 Gross Ton (GT). Hal dimaksud wajib diberlakukan pada 24 Desember mendatang.

“ASDP siap mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan 88/2014,” kata Hasan Lessy, General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, seperti dikutip dari Antara, Minggu, 18/11/2018.

Dia mengatakan, sesuai ketentuan, maka 24 Desember merupakan batas akhir bagi pengusaha mengalihkan kepalnya ke ukuran 5.000 GT. Para pengusaha kapal penyeberangan telah diberi kesempatan untuk mengganti/mengubah ukuran kapalnya sejak 2014.

“Mulai 25 Desember, kapal di bawah 5.00 GT tidak bisa lagi beroperasi di lintasan Merak-Bakauheni. Harus keluar dari lintasan,” ujarnya.

Mengenai kesiapan dermaga, menurut Hasan, semua dermaga di Pelabuhan Bakauheni siap menampung kapal 5.000 GT ke atas. Sejauh ini, tidak ada masalah terkait hal tersebut.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Sertijab Direktur LBH, Chandra Muliawan: Alian Setiadi Lanjutkan Kerja di Luar Struktur

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Alian Setiadi tetap bekerja membantu LBH Bandar Lampung kendati telah melepas jabatan direktur. …