Dosen Komunikasi Unila Andy Corry: Jurnalis Itu Seperti Watchdog


Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Unila Andy Corry (tengah) bersama moderator diskusi editor duajurai.co Hendry Sihaloho (paling kiri) dan Wakil Korwil Sumatra AJI Indonesia Yoso Muliawan (paling kanan) | Rudi Virgo/ duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) Andy Corry mengatakan, media massa dalam menjalankan fungsinya bisa dikatakan sebagai anjing penjaga (watchdog). Tugasnya yaitu melakukan pengawasan terhadap berbagai lembaga sosial, politik, maupun lembaga-lembaga ekonomis, yang jika tidak diawasi dapat melakukan monopoli kekuasaan politik, budaya, maupun ekonomi.

“Dikatakan media itu sebagai watchdog. Dia akan terus menggonggong bila penguasa menyimpang, menindas masyarakatnya, dan melakukan diskriminasi kesewenang-wenangan penguasa,” kata Andy saat memberikan materi pada diskusi di lantai 4, Gedung Pascasarjana, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila, Bandar Lampung, Sabtu, 17/11/2018.

Andy menambahkan, salah satu fungsi penting yang dijalankan oleh pers adalah sebagai lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai lembaga yang memiliki kekuasaan besar. Maka, sepatutnya para junalis dapat menjaga idealismenya dalam menjaga independensinya, meskipun tercekik oleh tuntutan ekonomi.

“Idealisme tidak boleh tergadai cuma karena keterpurukan perekonomian. Wartawan memang tidak bisa kaya. Tapi, lebih bernilai jika dapat mempertahankan independensi,” ujarnya.

Andy menyatakan, selain menjadi watchdog, peran media bebas melakukan pekerjaannya. Selain itu, pemerintah juga wajib memberikan informasi apa yang mereka butuhkan.

“Media yang bebas ini perlu kita kembangkan, bahwa kebenaran itu memang ada, dan senantiasa dilindungi. Pemerintah harus memberikan kebebasan pers dalam memperoleh informasi. Kecuali, informasi tersebut bersifat rahasia negara. Tapi, di luar itu siapapun dia, merangkap (jabatan) apapun dia, dia harus wajib menginformasikan,” tandasnya.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan Magister Ilmu Komunikasi Unila menggelar menonton bareng (nobar) dan diskusi seputar jurnalisme. Kegiatan tersebut bertajuk “Refleksi Kontrol Sosial Media”. Adapun film yang ditonton berjudul “The Thin Blue Lie”, besutan sutradara Errol Morris.(*)

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

LBH Bandar Lampung Gelar Serah Terima Jabatan Direktur

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung menggelar serah terima jabatan (sertijab) direktur LBH periode 2018-2021. …