Masyarakat Pesisir Bandar Lampung Masih BAB Sembarangan


DIREKTUR YKWS Febrilia Ekawati (pegang mikrofon) dan Iffah Rachmi dari SNV Indonesia (paling kiri) saat jumpa pers soal Lampung Sanitation Week di Kafe Cikwo, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu, 14/11/2018. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Walau pusat jasa, perdagangan, dan perekonomian di Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung belum bebas 100% dari perilaku buang air besar (BAB) sembarangan. Sekitar 9% dari 1,2 juta warga Kota Tapis Berseri masih berperilaku BAB sembarangan.

“9% tersebut meliputi warga yang tinggal di kawsan pesisir dan bantaran sungai,” kata Direktur Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Febrilia Ekawati saat jumpa pers ihwal Lampung Sanitation Week di Kafe Cikwo, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu, 14/11/2018.

Selain masalah BAB sembarangan, lanjut dia, akses sanitasi yang baik di Bandar Lampung baru mencapai 91%. Angka tersebut berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Untuk itu, Pemkot Bandar Lampung perlu memberikan perhatian yang lebih terhadap masalah sanitasi masyarakat di kawasan pesisir dan bantaran kali.

“Bandar Lampung merupakan ikon Provinsi Lampung. Hal tersebut seharusnya menjadikan pemerintah setempat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan sanitasi,” ujarnya.(*)

Baca juga Akses Sanitasi 4 Kabupaten di Lampung Masih Rendah

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Hujan Deras, Aliran Listrik di Kotabaru Bandar Lampung Terputus

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemadaman listrik kembali melanda kawasan Kotabaru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar …