Diskusi Sahabat Demokrasi: Pererat Hubungan, Cara Minimalkan Ongkos Politik


WAKIL Ketua DPRD Lampung Ismet Roni (kemeja putih) dan Ketua DPD Partai NasDem Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silalahi (pakai peci) menjadi narasumber Diskusi bertajuk “Korupsi dan Sistem Pemilihan Berbiaya Tinggi” di Sekretariat Sahabat Demokrasi, Sabtu, 10/11/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Para calon anggota legislatif (caleg) disarankan mempererat hubungan dengan orang-orang di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Cara tersebut diyakini dapat meminimalkan ongkos politik dalam pemilihan umum.

Demikian terungkap dalam Diskusi bertajuk Korupsi dan Sistem Pemilihan Berbiaya Tinggi”. Kegiatan mingguan tersebut dihelat di Sekretariat Sahabat Demokrasi, Jalan Raden Gunawan II, Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu, 10/11/2018.

“Kalau sudah dekat, mereka (warga) percaya. Maka, (caleg) tidak harus memberikan mereka uang, atau bermain politik uang. Mereka mempercayakan kinerja sang caleg,” kata Ketua DPD Partai NasDem Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silalahi.

Calon anggota DPRD Provinsi Lampung itu mengatakan, para caleg kerap menghadapi dilema ketika mensosialisasikan diri. Dilema dimaksud saat bersosialisasi di wilayah yang belum pernah disentuh. Biasanya, calon wakil rakyat ujung-ujungnya mengeluarkan uang.

“Berbeda antara wilayah yang pernah disentuh dengan yang belum pernah disentuh. Bila di wilayah yang pernah disentuh masih dapat diminimalkan biaya. Kalau yang belum disentuh, istilahnya wani piro (berani berapa?),” ujarnya.(*)

Baca juga Diskusi Sahabat Demokrasi, Wahrul Fauzi Minta Pemerintah Legalkan Dana Aspirasi

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Bekali Caleg, Perindo Lampung Targetkan Tiap Dapil 1 Kursi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengincar posisi pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung pada pemilihan …