Tangis Haru Warnai Pemakaman Hakim Hasnawaty Korban Lion Air JT 610


ISAK tangis mewarnai pemakaman Hasnawaty, hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, Jumat, 9/11/2018. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tangis haru mewarnai pemakaman Hasnawaty, hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, Jumat, 9/11/2018. Almarhumah merupakan salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Semula, jenazah akan disemayamkan di Mahkamah Agung (MA). Namun, atas permintaan keluarga, jasad Hasnawaty disemayamkan di rumah duka guna memberi kesempatan lebih dekat kepada tetangga, kolega, dan keluarga untuk memberi doa. Sekaligus penghormatan terakhir sebelum jenazah hakim bersahaja itu dimakamkan.

“Atas pengabdian almarhumah Hasnawaty, Mahkamah Agung mengusulkan pemberian kenaikan pangkat satu tingkat (anumerta). Keputusan itu mengingat beliau kembali kepangkuan Ilahi saat melaksanakan tugas,” kata Burhan Dahlan, perwakilan MA dan Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi), melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Sejak terjadi musibah Lion Air JT 610, MA dan Ikahi langsung menggelar rapat. Langkah tersebut sebagai bentuk respons karena terdapat empat hakim sebagai penumpang. MA dan Ikahi juga berkoordinasi dengan tim pemerintah terkait evakuasi dan pendirian posko.

Kemudian, berkordinasi dengan Taspen dan Jasa Raharja ihwal santunan. MA dan Ikahi memberikan santunan sebesar Rp110 juta, Taspen Rp130 juta, dan beasiswa untuk anak-anak korban. Ketua Mahkamah Agung memerintahkan biro kepegawaian segera mengurus kenaikan pangkat para korban.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

BUMDes 6 Pekon Hadiri Replikasi Inovasi di Pardasuka Pringsewu Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari enam pekon menghadiri kegiatan …