Banjir Tanggamus, ACT Lampung Terjunkan Tim Emergency Responce


ACT Lampung bersama relawan dari Grab Pesawaran Lampung sedang menyusun logistik untuk dibawa ke lokasi banjir di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Jumat, 9/11/2018. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung menerjunkan Tim Emergency Responce ke Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, yang diterjang banjir, Jumat, 9/11/2018. Bencana alam tersebut mengakibatkan belas rumah hilang terbawa arus dan puluhan rumah lainnya rusak.

Berdasar siaran pers yang diterima duajurai.co, ACT bersama beberapa relawan dari Grab Pesawaran Lampung (GPL) dan Perwakilan Himpunan Mahasiwa Kelumbayan (HIMKA) berangkat dari Pahoman, Bandar Lampung. Rencananya, Tim Emergency Responce akan melalui jalur Tanjungkarang-Hanura-Padang Cermin-Way Ratai-Jatiringin-Batu Patah, dan jalur menuju Pekon Umbar.

Beberapa logistik awal yang dibawa, seperti paket nasi dari Komunitas Sedekah Nasi Bandar Lampung, roti, susu, dan sejumlah bahan makanan yang lain. Tim juga akan mendata kebutuhan para korban banjir. Selain itu, beberapa komunitas di Bandar Lampung menyatakan, siap terjun ke jalan untuk menggerakkan kepedulian masyarakat.

Curah hujan yang cukup tinggi dan intensitas yang lama mulai dari sore hingga malam menyebabkan banjir bandang di Pekon Umbar. Banjir yang menerjang malam hingga dini hari tersebut menewaskan seorang warga dan menghanyutkan sedikitnya 22 rumah. Selain itu, banjir juga merusak 144 rumah dan merendam sekitar 300 rumah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menyatakan, akses jalan perbatasan Cukuh Balak dan Kelumbayan Barat sempat terhalang longsoran tanah dan pohon tumbang. Hal ini menyulitkan akses menuju titik banjir untuk pengiriman logistik dan evakuasi.(*)

Baca juga Desa Umbar Tanggamus Diterjang Banjir, Belasan Rumah Hilang-Seorang Ibu Tewas


Komentar

Komentar

Check Also

BUMDes 6 Pekon Hadiri Replikasi Inovasi di Pardasuka Pringsewu Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari enam pekon menghadiri kegiatan …