Hearing Soal Air Sumur Warga Pasar Smep Tercemar Bakteri Coliform Batal


KETUA Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Wahyu Lesmono | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi III DPRD Bandar Lampung batal mengadakan rapat dengar pendapat (hearing) terkait pencemaran air sumur warga Pasar Smep. Alasannya, Dinas Lingkungan Hidup setempat berhalangan hadir.

“Mereka (Dinas Lingkungan Hidup) tidak bisa hadir. Katanya, kepala dinasnya sakit,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Wahyu Lesmono di ruang kerjanya, Kamis, 8/11/2018.

Politikus PAN itu mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan ulang pelaksanaan hearing dengan Dinas Lingkungan Hidup. Hearing akan membahas persoalan kondisi kubangan Pasar Smep serta air sumur warga yang mengandung bakteri Coliform.

“Nanti, kami jadwalkan lagi (hearing). Kami tunggu kabar dari kadis Lingkungan Hidup kapan sembuh. Setelah itu, baru kami tentukan waktunya,” ujar dia.

Sejumlah air sumur warga di kompleks Pasar Smep tercium aroma kurang sedap, seperti bau busuk dan bau karat. Hal tersebut semenjak ada kubangan di Pasar Smep yang berisi berbagai jenis sampah dan bangkai hewan. Menurut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung, air dalam kubangan tersebut dapat meresap ke tanah dan mencemari sumur warga setempat. Berdasar hasil pengujian Balai Laboratorium Kesehatan Lampung, sampel air sumur di sana positif mengandung bakteri Coliform yang melebihi ambang batas, yakni 280.(*)

Baca juga Air Sumur Warga Pasar Smep Kandung Bakteri Coliform, Besok DPRD Hearing dengan Pemkot

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Yuk Icip-icip Jajanan Kekunoan vs Kekinian di Chandra Kuliner 2018

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Chandra Kuliner kembali digelar. Tahun ini, tema yang diangkat adalah kuliner …