Temu Warga Bantaran Rel Bandar Lampung, Andi Surya: Lahan Grondkaart Itu Bebas


ANGGOTA DPD Andi Surya saat bertemu warga bantaran rel kereta api di Kelurahan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. | dok. Andi Surya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD RI Andi Surya bertemu dengan warga bantaran rel kereta api di Kelurahan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Dalam pertemuan tersebut, Andi menjelaskan soal lahan bantaran rel berdasar grondkaart yang diklaim milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Dia mengatakan, PT KAI cuma memegang salinan grondkaart, tidak ada aslinya. Selain itu, grondkaart juga tidak dikenal dalam UU 5/1960 tentang Undang-undang Pokok Agraria (UUPA). Bila pun grondkaart diakui sebagai hak barat, akan tetapi Djawatan Kereta Api (DKA) waktu itu tidak pernah mendaftarkan (konversi) lahan grondkaart secara nasional sebagaimana amanat UUPA. Pendaftaran tersebut berakhir pada 1980. Dengan demikian, hak grondkaart gugur dengan sendirinya seiring kealpaan DKA melakukan konversi.

“Akibatnya, lahan grondkaart itu menjadi lahan negara bebas. (Artinya), siapa saja warga negara Indonesia bisa memiliki sesuai UUPA,” kata Andi melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Rabu, 7/11/2018.

Sementara itu, Teguh, Ketua RT di bantaran rel Labuhan Ratu, menyatakan, pihaknya telah menunggu lama untuk sertifikasi lahan. Namun, hingga saat ini belum bisa dilaksanakan. Dia berharap, setelah bertemu Andi, persoalan mereka bisa segera selesai.

“Mudah-mudahan dengan pembelaan dari Pak Andi, BPN dapat melakukan sertifikasi. Hal tersebut sebagaimana program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Yuk Icip-icip Jajanan Kekunoan vs Kekinian di Chandra Kuliner 2018

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Chandra Kuliner kembali digelar. Tahun ini, tema yang diangkat adalah kuliner …