Magister Ilmu Pemerintahan Unila-KPU RI Gelar Seminar Nasional Pemilu 2019


Narasumber dan peserta Seminar Nasional Pemilu 2019 yang digelar oleh Magister Ilmu Pemerintahan FISIP Unila dan KPU RI / ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Magister Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, menggelar Seminar Nasional Mewujudkan Pemilu 2019 Berkualitas. Seminar dengan tema “Antara Realitas Politik dan Harapan Publik” itu berlangsung di Gedung Rektorat Unila Lantai 2, Kamis, 1/11/2018.

Narasumber utama seminar tersebut yakni Prof Dr Ramlan Surbakti, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga. Narasumber lain adalah Ketua Magister S2 Ilmu Pemerintahan FISIP Unila Drs Hertanto PhD, Dosen Fisip Universitas Diponegoro yang juga mantan Ketua Bawaslu RI Dr Nur Hidayat Sarbini.

Berdasarkan rilis yang diterima duajurai.co, acara dibuka oleh Rektor Universitas Lampung yang diwakili oleh Wakil Rektor 3 Unila Prof Dr Karomani MSi, dan Dekan FISIP Unila Dr Syarief Makhya MSi.

Dalam sambutannya, Prof Dr Karomani MSi mengatakan, Unila saat ini adalah ranking 21 terbaik dari 4000 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia, dan banyak sumbangan pemikiran ahli-ahli politik dan pemilu di Unila untuk menciptakan pemilu yang lebih baik di tahun 2019 mendatang. Catatan Prof Karomani yang paling penting adalah apakah demokrasi kita bisa menjamin kesejahteraan masyarakat, khususnya di Indonesia.

Sementara Dr Syarief Makhya dalam sambutannya mendukung kegiatan seminar ini sebagai tanggung jawab civitas akademika FISIP Unila untuk menciptakan pemilu yang lebih berkualitas.

Prof Dr Ramlan Surbakti dalam ulasannya menjelaskan tentang delapan indikator pemilu yang baik, dimulai dari asas pemilu jujur, adil, transparan, kualitas penyelenggara, serta kualitas Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan pemilih.

Drs Hertanto PhD menjelaskan tentang pelaksanaan pemilu di Lampung, baik pemilihan legislatif (pileg) 2014, pilkada dan pilgub Lampung, termasuk tantangan dan peluang untuk pelaksanaan pileg dan pilpres 2019.

Dr Nur Hidayat dalam paparannya menjelaskan mengenai tantangan Bawaslu dalam pemilu 2019, sebagai pembuktian akan wewenang Bawaslu yang diperluas.

Seminar tersebut diikuti sekitar 200 peserta, yang terdiri dari komisioner KPU dan Bawaslu Provinsi Lampung, beserta KPU dan Bawaslu Kabupaten Kota Provinsi Lampung. Para penggiat demokrasi, dosen, mahasiswa S1 dan S2, partai politik di Lampung dan masyarakat umum. Hadir pula anggota KPU RI Hasyim Ashari dan kepala biro sekretariatan KPU RI Dr Lucky.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Seminar di Emersia, Prof Sawitri Supardi: Anak Penting Punya Kepercayaan Dasar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seorang anak dinilai penting memiliki basic trust atau kepercayaan dasar. Sehingga, dia mampu …