Pemprov Lampung Sosialisasikan Program KB Terhadap Pasangan Usia Subur


Hery Suliyanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Lampung | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar sosialisasi Program Keluarga Berencana (KB) terhadap Pasangan Usia Subur dan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan Terhadap Remaja di Ruang Abung Balai Keratun, kompleks Pemprov setempat, Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Rabu, 31/10/2018. Materi yang diberikan adalah pemahaman pengendalian penduduk dan pencegahan pernikahan anak usia dini.

“Mengendalikan jumlah penduduk, jumlah kelahiran, dan jumlah kematian yang semakin meningkat diperlukan pemahaman yang terencana bagi pasangan usia subur. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui keluarga kecil bahagia. Begitu juga harus paham akan pendewasaan usia perkawinan,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Hery Suliyanto melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Dia mengatakan, setiap tahun, pertumbuhan penduduk di Indonesia relatif cepat. Hal tersebut menyebabkan Indonesia terancam akan ledakan penduduk. Jumlah penduduk yang semakin meningkat akan mempersulit usaha pemerintah dalam meningkatkan dan pemerataan kesejahteraan penduduk.

“Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk melalui program KB. Program ini juga sebagai bagian yang terpadu dalam program pembangunan nasional. Tujuannya, untuk membentuk keluarga kecil bahagia dengan upaya mengatur kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan,” ujarnya.

Pemprov Lampung juga berupaya melakukan pengendalian penduduk. Hal itu berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 72 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tatakerja, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Lampung. Dalam pergub ini dinyatakan bahwa Disdukcapil bertugas membantu gubernur dalam melaksanakan tugas pemerintahan. Salah satunya, urusan pengendalian pendudukan dan KB.

“Berdasar peraturan tersebut, Disdukcapil memiliki fungsi seperti penyiapan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi dan koordinasi pelaksanaan Advokasi, serta Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE),” kata dia.

Dengan KIE Keluarga Berencana, lanjut Hery, akan bermakna apabila memberikan kontribusi perbaikan keberhasilan program Keluarga Berencana. Sehingga, partisispasi masyarakat dalam program KB semakin meningkat.

“Melalui kesempatan ini, saya mengharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik. Sehingga, pengetahuan dan wawasan yang diperoleh dapat diaplikasikan/diterapkan dilingkungan saudara-saudara. Dengan demikian, upaya pelaksanaan program KB dapat berjalan dengan efektif,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Jasad Ferdinand Sampurna Jaya Dimakamkan di Pahoman Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jasad anggota Komisi IX DPR Ferdinand Sampurna Jaya dimakamkan di pemakaman keluarga di …