BP3TKI Lampung Kini Punya Laboratorium Konsultasi Usaha Pekerja Migran


Kantor BP3TKI Lampung | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung mempunyai peran terkait kebijakan dan program peningkatan usaha Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna. Kini, upaya mewujudkan PMI Purna yang sejahtera menjadi kenyataan karena BP3TKI Lampung memiliki Laboratorium Konsultasi Usaha PMI dan keluarganya.

“Pembentukan Laboratorium PMI sebagai wadah untuk bertukar pikiran/meminta pertimbangan/memutuskan sesuatu/meminta nasihat dan konsultasi terkait aspek rintisan usaha bagi PMI dan keluarganya,” kata Kepala BP3TKI Lampung Ahmad Salabi melalui surat elektronik yang diterima duajurai.co, Selasa, 30/10/2018.

Dia mengatakan, pembentukan Laboratorium Konsultasi Usaha PMI Purna untuk memfasilitasi para PMI Purna wirausaha kepada para pihak yang dapat memberikan layanan pengembangan usaha. Harapannya, PMI Purna dapat sukses menjadi wirausaha. Sehingga, tidak ada keinginan untuk bekerja kembali ke luar negeri.

“Sejak 2015, BP3TKI Lampung telah menyelenggarakan 30 kali paket pemberdayaan terintegrasi bagi PMI Purna. Dari hasil pemberdayaan tersebut, telah terbentuk embrio kelompok usaha PMI Purna yang terus berkembang usahanya,” ujar Ahmad.

Sementara itu, Deputi Perlindungan BNP2TKI Anjar Prihantoro Budi Warsono menyatakan, tujuan pembentukan Laboratorium Konsultasi Usaha PMI Purna guna meningkatkan akses usaha. Memperluas data dan informasi potensi usaha PMI serta mendorong kolaborasi dan sinergitas kebijakan. Termasuk, program pemberdayaan PMI dan keluarganya antarsektor terkait, baik di daerah maupun tingkat nasional.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …