Besok, Pusat Perjuangan Rakyat Lampung Demo Pemprov Soal UMP 2019


RATUSAN orang yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Lampung, Kamis, 9/11//2017. Dalam aksi tersebut, massa menolak penetapan UMP Lampung 2018 sebesar Rp2.074.673 yang menggunakan formula PP 78/2015. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah elemen yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) akan menggelar demonstrasi di halaman Pemprov setempat, Selasa, 30 Oktober 2018. Aksi tersebut terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung 2019.

“Berdasar Surat Edaran Pemerintah Pusat melalui Menteri Tenaga Kerja dengan Nomor B.240/M.NAKER/PHI9SK-UPAH/X/2018 tertanggal 16 Oktober 2018, kenaikan UMP Lampung 2019 hanya 8,03 %. Hal tersebut mengacu pada formula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan,” kata Koordinator Umum PPRL Parlaungan Ritonga dalam undangan aksi yang diterima duajurai.co, Senin, 29/10/2018.

Menurutnya, angka tersebut jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak para pekerja. Hal itu mengingat pelemahan rupiah yang membuat perekonomian nasional menjadi tidak stabil. Sehingga, harga kebutuhan bisa merangkak naik kapan saja.

“Karena itu, kami bermaksud mengundang rekan-rekan untuk meliput aksi massa Pusat Perjuangan Rakyat Lampung. (Agendanya), tolak penetapan upah berdasar PP 78/2015 dan wujudkan upah layak nasional,” ujarnya.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan kenaikan UMP Lampung 2019 sebesar 8,03%. Angka UMP 2019 untuk Lampung sebesar Rp2.241.269. Jumlah tersebut naik Rp166.632 dibanding UMP Lampung 2018, yakni Rp2.074.673. Berdasarkan jadwal, gubernur akan menetapkan UMP 2019 pada 1 November 2018.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …