Pempas Lampung Galang Dana Bagi Korban Bencana Alam Sulteng


MALAM puncak Satu Gerakan Sejuta Harapan diwarnai dengan penyalaan lilin, Sabtu, 27/10/2018. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemuda Pasuruan (Pempas) menggelar kegiatan Satu Gerakan Sejuta Harapan di Lapangan PHBI, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, kemarin. Pada kegiatan tersebut, Pempas menggalang dana bagi korban gempa bumi dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Rangkaian kegiatan penggalangan donasi merupakan bentuk keprihatinan terhadap para korban bencana alam yang menyebabkan kehilangan keluarga, menghancurkan infrastruktur, dan melumpuhkan perekonomian,” kata Ketua Pempas Muhamad Hamzah melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 28/10/2018.

Dia mengatakan, Satu Gerakan Sejuta Harapan diisi dengan berbagai kegiatan. Acara tersebut melibatkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) lokal, produk kreatif Desa Pasuruan, musisi Lampung Lukman Hakim alias Kim Commanders, serta penampilan kesenian tradisional. Nantinya, hasil penjualan produk kreatif warga Pasuruan disumbangkan seluruhnya untuk korban bencana alam di Sulteng.

“Pada malam puncak Satu Gerakan Sejuta Harapan, warga yang berjumlah sekitar seribu orang mengisi kegiatan dengan penyalaan lilin. Hal tersebut merupakan simbol mendoakan para korban bencana yang meninggal dunia dampak gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi (di Sulteng),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasuruan Kartini mengapresiasi kegiatan Pemuda Pasuruan. Baginya, kepedulian Pempas merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama. Terutama, kaum muda yang secara kreatif menggalang dana melalui kegiatan pengumpulan sampah hingga malam puncak Satu Gerakan Sejuta Harapan.(*)

Baca juga Bantu Korban Tsunami Palu, Pemuda Pasuruan-Siswa SD Lamsel Galang Dana Lewat Sampah


Komentar

Komentar

Check Also

Audiensi dengan DPRD Lampung, Ini Tuntutan Mahasiswa-Elemen Masyarakat

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Massa yang mengatasnamakan Aliansi Lampung untuk Indonesia berunjuk rasa di halaman DPRD Provinsi Lampung, …